Pemerintah Minta Infrastruktur Listrik Daerah Dirawat

Annisa ayu artanti    •    Sabtu, 10 Feb 2018 13:27 WIB
listrikpltskementerian esdm
Pemerintah Minta Infrastruktur Listrik Daerah Dirawat
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana. (FOTO: medcom.id/Annisa Ayu)

Makassar: Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana meminta masyarakat menjaga dan memelihara infrastruktur listrik yang telah disediakan pemerintah.

Salah satunya yang diresmikan Jumat, 9 Februari 2018 kemarin yakni Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat di Desa Balang Datu, Mappakasunggu, Takalar.

Rida mengatakan infrastruktur ini dari rakyat untuk rakyat karena menggunakan dana dari Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN). Oleh karena itu, ia meminta dijaga dengan benar.

"Saya titip, apa yang kita bangun di sini bukan uang saya, uang Pak Presiden Jokowi, bukan uang Menteri ESDM, uang Pak Tamsil Linrung (Anggota DPR), uang Pak Mukhtar (Anggota DPR atau uang Sekda. Tapi ini uang rakyat. Dari rakyat untuk rakyat. Jadi saya titip betul," kata Rida di Makassar, Sabtu, 10 Februari 2018.

Ia menuturkan, jika PLTS tersebut kotor untuk dibersihkan dan ketika ada pohon yang mengganggu untuk ditebang supaya tidak merusak kabel yang ada. Hal itu ditekankannnya karena anggaran pusat tidak turun dua kali untuk daerah.

Pemerintah pusat akan fokus untuk melistriki daerah-daerah yang memang belum tersentuh jaringan listrik.

"Sayang ini uang rakyat uang kita semua. Kalau kotor dibersihi kalau kabel kena pohon dipotong. Karena belum tentu juga anggaran pusat ini (PLTS) akan jadi prioritas," sebut dia.

Seperti diketahui, PLTS Terpusat di Kabupaten Takalar merupakan salah satu infrastruktur dari anggaran 2016 dan 2017, Ditjen EBTKE, Kementerian ESDM.

Pembangkit Listrik PLTS Terpusat yang berlokasi di lima desa yaitu di Desa Rewataya, Dusun Rewataya sebesar 50 kWp dan Dusun Lantang Peo sebesar 50 kWp. Lalu, di Desa Mattirobajji, Dusun Satanggalau sebesar 30 kWp dan Dusun Labotallua sebesar 30kWp.

Serta, PLTS Terpusat di Desa Balang Datu, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, yang hari ini diresmikan. Total kapasitas dari seluruh PLTS Terpusat ini sebesar 260 kWp dan melistriki lebih dari seribu rumah serta 40 fasilitas umum.

 


(AHL)


BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

1 day Ago

Menteri BUMN Rini M Soemarno menyatakan perusahaan milik negara di Indonesia siap bersinergi me…

BERITA LAINNYA