Pertamina akan Tutup SPBU Nakal

Kuntoro Tayubi    •    Senin, 14 May 2018 20:15 WIB
pertamina
Pertamina akan Tutup SPBU Nakal
:Senior Supervisor Comunication and Relation PT Pertamina MOR IV Jateng Muslim Dharmawan (kanan), saat ditemui di SPBU Muri Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. (Medcom.id /Kuntoro Tayubi).

Tegal: Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akan diberi sanksi tegas jika melakukan kecurangan dalam penjualan bahan bakar minyak (BBM) ke konsumen. Tidak tanggung-tanggung, PT Pertamina (Persero) akan melakukan penutupan total terhadap SPBU yang berbuat nakal itu.

"Jika ada SPBU yang curang atau nakal dalam pengisian BBM, akan kita stop (tutup)," kata Senior Supervisor Comunication and Relation Pertamina MOR IV Jateng Muslim Dharmawan, saat ditemui di SPBU Muri Kramat, Kabupaten Tegal, Senin, 14 Mei 2018.

Dia mengaku kerap mendengar ihwal permasalahan tersebut. Namun, di wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya, belum menemukan adanya SPBU yang curang. Hal itu seiring dengan pengawasan yang dilakukan Pertamina secara berjenjang. Pengawasan ketat itu dilalukan oleh petugas khusus.

"Kita punya sale retail khusus untuk mengawasi hal itu. Kita juga bekerjasama dengan Disperindag daerah setempat," ujarnya.

Sejauh ini, Muslim mengaku Pertamina pernah menutup SPBU yang curang saat melayani konsumen. Hal itu terjadi di wilayah Jakarta. Selain itu, pihaknya juga melayani konsumen melalui pengaduan pelayanan publik.

"Jika ada yang curang, silakan dilaporkan melalui kontak pelayanan," cetusnya.

Menurut Muslim, tindakan tegas Pertamina tidak hanya diberikan kepada pengusaha SPBU tapi juga terhadap pangkalan gas elpiji 3 kilogram. Masyarakat diminta agar segera melaporkan ke Pertamina jika ada pangkalan yang menjual gas elpiji melebih dari harga eceran tertinggi (HET).

"Sekarang HET gas elpiji 3 kilogram Rp15.500 per tabung. Jika (harganya) lebih dari itu, silahkan laporkan ke kami. Nanti akan kami cek, jika benar, pangkalan terpaksa kami tutup," pungkas dia.


(SAW)