Penurunan Harga Gas Diyakini Dorong Investasi Sektor Petrokimia

Husen Miftahudin    •    Jumat, 23 Sep 2016 13:26 WIB
gas
Penurunan Harga Gas Diyakini Dorong Investasi Sektor Petrokimia
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (FOTO: Dokumentasi Kemenperin)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto berharap semua pihak mengambil bagian dalam menurunkan harga gas untuk industri. Sebab selain meningkatkan gairah dan daya saing industri Tanah Air, penurunan harga gas juga akan menarik investasi.

Menurut dia, industri yang akan berdampak besar dalam penurunan harga gas dan masuknya investasi adalah sektor petrokimia. Sektor ini diakuinya sudah lama tidak membangun pabrik baru, padahal petrokimia memiliki turunan pada industri pupuk yang menyentuh langsung pada petani.

"Kapan terakhir pabrik petrokimia dibangun di Indonesia? 1998 oleh PT Tuban Petrochemical Industries. Padahal demand di sektor ini cukup besar," kata Airlangga di kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan seperti diberitakan Jumat (23/9/2016).

Industri pupuk menjadi salah satu industri yang menggunakan gas paling tinggi. Maka itu, menurutnya hagra gas yang murah harus mutlak didapatkan industri ini.

"Industri pupuk mutlak mendapat harga gas murah karena berkontribusi 70 persen terhadap seluruh biaya produksi dan gas menjadi bahan baku untuk industri ini," papar dia.

Airlangga menambahkan, terdapat sejumlah industri petrokimia yang ingin berinvestasi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, namun masih mengurungkan niat karena melihat harga gas di Indonesia yang masih tinggi.  "Ada beberapa yang mau masuk, tapi mereka menahan investasinya. Harga gas kita masih tinggi," ungkapnya.

Dia pun berharap, penurunan harga gas bisa cepat dilakukan mengingat harga gas internasional tengah mengalami penurunan. Misalnya, harga gas di Rusia yang kini sudah berada di angka USD2,5 per MMBTU.

"Benchmark harga gas semakin turun, karena kami mengikuti harga minyak dunia. Memang, Indonesia harus segera bergegas harus bisa gasnya turun," tegas Airlangga.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA