PT PJB Kolaborasi Proyek Energi Terbarukan dengan Perusahaan Abu Dhabi

Annisa ayu artanti    •    Senin, 17 Jul 2017 11:29 WIB
plnenergi terbarukan
PT PJB Kolaborasi Proyek Energi Terbarukan dengan Perusahaan Abu Dhabi
Ilustrasi energi terbarukan. ANT/Rosa Panggabean.

Metrotvnews.com, Jakarta: Anak usaha PT PLN (Persero), PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Masdar, perusahaan energi terbarukan yang berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Dua perusahaan itu menjalin kemitraan proyek-proyek energi terbarukan di Indonesia. Penandatangan itu langsung dilakukan oleh Direktur Utama PT PJB Iwan Agung Firstantara dan CEO Masdar Mohamed Jameel Al Ramahi, serta disaksikan oleh Menteri BUMN Rini M Soemarno di tengah-tengah rangkaian kunjungan ke Timur Tengah.

Agung mengatakan melalui perjanjian ini, maka perusahaan bekerja sama dengan Masdar dalam mengidentifikasi peluang untuk membantu memenuhi kebutuhan energi Indonesia yang ditargetkan mencapai 23 persen penggunaan energi terbarukan pada 2025 dan 31 persen pada 2050.

“Kami yakin kerja sama ini akan membawa keberhasilan bagi pengembangan dan implementasi proyek-proyek energi terbarukan di Indonesia," kata Agung dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin 17 Juli 2017.

Menurutnya, dengan populasi lebih dari 250 juta orang, Indonesia adalah negara terbesar di ASEAN. Lalu berdasarkan penelitian International Renewable Energy Agency (IRENA), Indonesia memiliki potensi lebih dari 700 GW pembangkit listrik berbasis energi terbarukan, termasuk 532,6 GW tenaga surya.

Saat ini, PT PJB mengelola lebih dari 12 GW pembangkit listrik, mulai pembangkit listrik tenaga batu bara, gas alam, maupun tenaga air. PT PJB akan melakukan diversifikasi usaha ke pasar energi bersih untuk memenuhi target campuran energi terbarukan di Indonesia dan juga berkontribusi pada upaya mengurangi emisi karbon global.

Sementara itu, CEO Masdar, Mohamed Jameel Al Ramahi mengungkapkan, pihaknya berharap dapat terus mengembangkan hubungan baik dengan PT PJB untuk membantu membuka berbagai potensi energi terbarukan di Indonesia.

“Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung momentum pengembangan energi terbarukan secara global,” ujarnya.

Selama satu dekade terakhir, Masdar telah berinvestasi dalam berbagai proyek energi terbarukan dengan total nilai gabungan sebesar USD8,5 miliar dimana total investasi Masdar pada proyek-proyek tersebut mencapai USD2,7 miliar. Proyek-proyek energi terbarukan tersebut tersebar di berbagai wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara, Inggris, Spanyol, Seychelles dan Kepulauan Pasifik.


(SAW)