Teken PJBG

PLN Resmi Serap Gas Jambaran Tiung Biru Seharga USD7,6/MMBTU

Annisa ayu artanti    •    Senin, 13 Nov 2017 18:39 WIB
listrikpembangkit listrikplntarif listrik
PLN Resmi Serap Gas Jambaran Tiung Biru Seharga USD7,6/MMBTU
Ilustrasi PLN (FOTO ANTARA/Zabur Karuru)

Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (persero) secara resmi membeli gas dari proyek lapangan gas Jambaran Tiung Biru di Blok Cepu, Jawa Timur, dengan harga USD7,6 per MMBTU. Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara PLN dengan Pertamina dilakukan di Kantor Kementerian ESDM dan disaksikan oleh Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar.

Arcandra mengatakan, harga gas yang disepakati saat ini akan berlaku selama 30 tahun mendatang. "Harga sudah sepakat dan fix 30 tahun USD7,6 per mmbtu flat selama 30 tahun," kata Arcandra, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin 13 November 2017.

Menurutnya, semua yang ditandatangani hari ini adalah sebuah awal kerja sama yang penting. Di masa depan diharapkan proyek ini berjalan tepat waktu dan sesuai dengan anggaran yang telah disepakati.

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan sebagian besar dari gas yang dihasilkan oleh lapangan gas Jambaran Tiung Biru akan digunakan untuk kebutuhan dalam negeri.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi menyebutkan, sebesar 100 MMSCFD diperuntukkan kepada PT Pertamina (Persero), yang kemudian dialirkan kepada PT PLN (Persero) untuk kebutuhan listrik di Jawa Timur dan Jawa Tengah dan 72 MMSCFD akan memasok kebutuhan industri di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Produksi gas yang dihasilkan di Lapangan Jambaran Tiung Biru diperoleh melalui enam sumur yang kemudian akan diolah melalui GPF. Dari rata-rata produksi sebesar 330 MMSCFD, GPF memisahkan kandungan CO2 dan H2S, sehingga menghasilkan gas yang dapat dijual sebesar 172 MMSCFD.

Proyek Jambaran Tiung Biru yang menelan biaya investasi sebesar USD1,547 miliar untuk pengembangan lapangan dan USD515 juta untuk pembangunan pipa ini diperkirakan selesai pada 2021.

 


(ABD)

Pemerintah Masih Godok Pembentukan <i>Holding</i> BUMN Jasa Keuangan

Pemerintah Masih Godok Pembentukan Holding BUMN Jasa Keuangan

4 hours Ago

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menggodok pembentukan holding BUMN di sektor …

BERITA LAINNYA