Rangkul 3 Perusahaan

Bukit Asam Ubah Batu Bara jadi Produk Jual Lebih Tinggi

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 08 Dec 2017 11:36 WIB
ptba
Bukit Asam Ubah Batu Bara jadi Produk Jual Lebih Tinggi
PTBA menandatangani HoA hilirisasi batu bara dengan Pertamina, Pupuk Indonesia dan Chandra Asri. (FOTO: MTVN/Dian Ihsan)

Jakarta: PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menandatangani head of agreement (HoA) hilirisasi batu bara dengan PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA). Melalui penandatanganan ini, batu bara dari Bukit Asam akan diubah melalui gasifikasi menjadi produk akhir yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Bukit Aam Arviyan Arifin, Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik, Direktur Utama Pupuk Indonesia Asikin Idat, dan Presiden Direktur Chandra Asri Petrochemical Erwin Ciputra, saat ditemui di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Jumat, 8 Desember 2017.

Teknologi gasifikasi ini memungkinkan mengonversi batu bara muda menjadi syngas yang merupakan bahan baku untuk diproses lebih lanjut menjadi Dimethyl Ether (DME) sebagai bahan bakar, urea sebagai pupuk, dan polypropylene sebagai bahan baku plastik.

Arviyan mengatakan, perusahaan ingin menciptakan nilai tambah, mentransformasi batu bara menjadi ke arah hilir dengan teknologi gratifikasi, dengan menciptakan produk akhir yang memiliki kesempatan nilai jual yang lebih tinggi, bila dibandingkan sekedar produk batu bara. "Dengan demikian, hal ini diharapkan akan semakin menguntungkan perusahaan," jelas Arviyan.

‎Setelah penandatanganan perjanjian ini, Bukit Asam bersama Pertamina, Pupuk Indonesia, dan Chandra Asri Petrochemical akan mempersiapkan pelaksanaan Bankable-FS (studi kelayakan), Amdal, dan persiapan pendanaan untuk selanjutnya melakukan proses pengadaan Engineering Procurement Construction (EPC).

Untuk menunjang kerja sama ini, akan dibangun pabrik pengolahan gasifikasi batu bara pada Bukit Asam Coal Based Industrial Estate (BACBIE) yang berada di mulut tambang batubara Tanjung Enim, Sumatera Selatan. BACIBIE akan berada pada satu lokasi yang sama dengan PLTU Mulut Tambang Sumsel 8.

Pembangunan pabrik pengolahan ‎gasifikasi batu bara sendiri direncanakan mulai beroperasi di November 2022. Diharapkan produksi dapat memenuhi kebutuhan pasar sebesar 500 ribu ton urea per tahun, 400 ribu ton DME per tahun, dan 450 ribu ton polyproylene per tahun.

"Dengan target pemenuhan kebutuhan sebesar itu, diperkirakan kebutuhan batu bara sebesar sembilan juta ton per tahun, termasuk untuk mendukung kebutuhan batu bara bagi pembangkit listriknya," jelas Arviyan.

Elia Massa mengakui kerja sama ini merupakan langkah strategis bagi semua pihak, untuk kepentingan ketahanan energi nasional, dalam pemanfaatan (DME) sebagai bahan bakar, serta pengembangan bisnis petrokimia hasil olahan batu bara.

"Kita akan memanfaatkan sumber daya di dalam negeri yang belum termanfaatkan berupa low rank coal yang keters‎ediaannya sangat melimpah hingga 50 tahun ke depan," ungkap Elia.

Aas Asikin Idat menambahkan kerja sama ini diharapkan memberi hasil terbaik dalam rangka sinargi antar BUMN, serta berharap batu bara yang dimanfaatkan dapat digunakan menjadi bahan baku urea. "Kerja sama ini, industri pupuk berharap dapat memanfaatkan batu bara sebagai pengganti gas dan bahan baku pupuk urea," sebut Aas Asikin.

Sementara Erwin mengatakan jika polypropylene merupakan batu bara ini dapat membantu Indonesia dalam memenuhi kebutuhan polypropylene domestik. Sebab, produksi polypropylene di saat ini belum mencukup kebutuhan dalam negeri. Sehingga, kerja sama ini akan mengurangi impor yang jumlahnya masih besar dan terus meningkat.

Adapun dari keempat perusahaan ini, kerja sama juga diharapkan bisa memberi nilai tambah batu bara, sehingga batu bara tidak hanya dijual sebagai produk akhir, tapi dijadikan sebagai bahan baku. Tak hanya itu, kerja sama ini akan meningkatkan sinergi antar BUMN, dan mampu menciptakan efisiensi dalam industri batu bara, gas, pupuk, dan kimia.


(AHL)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA