TNP2K Sebut Cabut Subsidi Listrik 900 VA Berdampak Kecil ke Inflasi

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 16 Jun 2017 19:23 WIB
tarif listrik
TNP2K Sebut Cabut Subsidi Listrik 900 VA Berdampak Kecil ke Inflasi
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) menyebutkan dampak penerapan subsidi listrik tepat sasaran yang menyebabkan naiknya tarif dasar listrik (TDL) hanya menyumbang sebagian kecil dari inflasi Juni 2017.

Kepala Unit Komunikasi dan Pengelolaan Pengetahuan TNP2K Ruddy Gobel mengatakan, persentase dampak pencabutan subsidi untuk golongan pelanggan 900 VA yang termasuk dalam golongan pelanggan mampu hanya 0,06 persen.

"Setelah penerapan subsidi listrik tempat sasaran sampai Mei 2017, itu hanya 0,06 persen. There is small," kata Ruddy dalam diskusi di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Jumat 16 Juni 2017.




Ruddy menjelaskan, berdasarkan estimasi perhitungan Bank Indonesia dampak inflasi akibat penerapan subsidi listrik tepat sasaran sangat kecil. Jika dibandingkan dengan perkiraan inflasi sampai akhir tahun hanya sekitar tiga sampai empat persen.

"Dan prediksi Bank Indonesia (BI) sampai akhir 2017, meskipun ada kebijakan subsidi tepat sasaran inflasi masih dalam range 3-5 persen," ucap dia.

Tim TNP2K juga mencatat, sejauh ini tidak banyak komplain tentang pencabutan subsidi yang menimbulkan kenaikan tarif dasar listrik golongan pelanggan 900 VA yang mampu.

"Komplain tidak banyak, sampai pertengahan Mei 2017 hanya sekitar 37 ribu pengaduan (yang masuk)," pungkas dia.

 


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

6 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA