Pemerintah Teken Kontrak Tiga Blok Migas Senilai USD40,9 Juta

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 17 Jul 2018 13:29 WIB
migaskementerian esdmskema gross split
Pemerintah Teken Kontrak Tiga Blok Migas Senilai USD40,9 Juta
Pemerintah teken kontrak tiga blok migas senilai USD40,9 juta. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya)

Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menandatangani kontrak bagi hasil gross split untuk tiga wilayah kerja atau blok migas dengan nilai investasi USD40,9 juta.

Tiga blok tersebut yakni East Ganal yang berlokasi di Selat Makassar dengan kontraktor Eni East Ganal Limited. Nilai investasi senilai USD35,35 juta dan bonus tanda tangan USD1,5 juta.

East Seram yang berlokasi di daratan dan lepas pantai Maluku dengan kontraktor PT Balam Energy Pte Ltd. Nilai investasi dengan total investasi senilai USS900 ribu dan bonus tanda tangan USD500 ribu.

Serta Southeast Jambi yang berlokasi di daratan Jambi dan Sumatera Selatan dengan kontraktor Konsorsium Repsol Exploracion South East Jambi BV dan MOECO Southeast Jambi BV. Nilai investasi sebesar USD4,65 juta dan bonus tanda tangan USD500 ribu.

"Secara keseluruhan total investasi komitmen pasti eksplorasi dari penandatanganan kontrak bagi hasil gross split tiga wilayah kerja ini adalah senilai USD40,9 juta dengan bonus tanda tangan sebesar USD2,5 juta," kata Dirjen Migas Djoko Siswanto dalam penandatanganan kontrak di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Juli 2018.

Djoko mengatakan dengan penandatanganan kontrak pada tiga blok tersebut maka lelang empat blok migas dengan skema gross split sudah dilakukan semuanya. Sebelumnya pada awal Juni blok Citarum telah terlebih dahulu dilakukan penandatanganan.

"Diharapkan akan menambah peluang penemuan lapangan baru migas dari hasil kegiatan eksplorasi di masa yang akan datang," jelas Djoko.


(AHL)