Pertamina MOR IV Siap Hadapi Musim Mudik Lebaran 2018

Kuntoro Tayubi    •    Senin, 14 May 2018 20:58 WIB
pertamina
Pertamina MOR IV Siap Hadapi Musim Mudik Lebaran 2018
Kios BBM milik unit pemasaran IV pertamina Tegal di kilometer 296 Desa Penarukan Kecamamatan Adiwerna Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, saat musim mudik 2017. (medcom.id/Kuntoro Tayubi).

Tegal: PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jateng dan DIY membentuk Tim Satgas Puasa dan Lebaran 2018. Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM dan elpiji, Pertamina memperkuat stok di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan.

"Untuk BBM jenis Gasoline (premium, pertalite dan pertamax series) kami tambah stok 28 persen dari rata rata normal harian. Kalau biasanya 1.048,78 kiloliter, kami tambah menjadi 1.343,96 kiloliter," kata Supervisor Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng-DIY, Muslim Dharmawan, saat memberi keterangan pers di SPBU Muri, Tegal, Senin, 14 Mei 2018.

Ia menambahkan, selain BBM penambahan stok juga dilakukan pada elpiji. Untuk konsumsi di wilayah Pekalongan, Tegal, Brebes, dan Pemalang, Pertamina menyiagakan tambahan stok 10 persen dari rata rata harian normal 5.438.389 menjadi 5.994.479 tabung.

Jenis BBM Avtur juga disiagakan tambahan stok 18 persen dari rata rata konsumsi normal 485 kiloliter menjadi 574 kiloliter. Hal ini untuk mengantisipasi padatnya penerbangan di bandara Jawa Tengah dan DIY selama periode puasa dan Lebaran 2018.

Namun untuk produk jenis Gasoil di wilayah eks karedisenan Pekalongan diprediksi turun 16 persen dari rata rata harian sebesar 681,86 kiloliter menjadi 569 kiloliter. Penurunan ini karena adanya pembatasan operasional angkutan barang dan penurunan kegiatan angkutan industri.

"Di samping memastikan ketersediaan BBM dan elpiji aman. Pertamina MOR IV menjamin pelayanan terbaik padaa periode puasa dan mudik Lebaran 2018 ini," ujarnya.

Sementara itu, Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV mengaku telah menyiapkan beberapa fasilitas alternatif pengisian BBM agar masyarakat dapat dengan mudah memperoleh akses mengisi BBM untuk kendaraannya selama mudik.

Di antaranya dengan menempatkan beberapa unit motorist kemasan, menyebar titik kiosk pertamax yang dilengkapi dengan mobil dispenser dan BBM Kemasan.

"Fasilitas ini akan disebar di beberapa jalur regular, ruas tol serta di jalur wisata yang rawan dengan kepadatan. Misalnya di wilayah ini (eks karesidenan Pealongan) kami menyiapkan enam SPBU Kantong di jalur pemudik regular (non tol). SPBU Kantong ini disiapkan guna memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki menuju titik lokasi SPBU untuk kebutuhan suplai," ungkapnya.

Persiapan Satgas tahun ini merupakan tantangan baru bagi Pertamina MOR IV, karena pada tahun ini akan ada beberapa ruas tol baru yang difungsikan di wilayah Jateng.

Pada tahun lalu wilayah Jateng memiliki ruas tol sepanjang 96,7 kilometer (km), sedangkan tahun ini ruas tol bertambah menjadi 219,51 km untuk jalur tol operasional dan fungsional.

Sehingga Pertamina MOR IV harus memastikan konsumen mendapatkan kemudahan dalam memperoleh BBM dan elpiji dengan terus berkoordinasi dengan instansi dan aparat pemerintah. Hal ini perlu dilakukan, agar distribusi BBM selama hari libur dan saat kondisi jalanan padat tetap bisa lancar.

"Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, BUJT serta Polda Jateng dan DIY dalam menentukan titik titik lokasi fasilitas Kiosk dan dan SPBU Kantong," pungkasnya.


(SAW)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

4 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA