Denmark Lirik Potensi Tenaga Angin Indonesia

Dheri Agriesta    •    Rabu, 19 Oct 2016 14:36 WIB
pembangkit listrikinvestasi
Denmark Lirik Potensi Tenaga Angin Indonesia
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Duta Besar Denmark untuk Indonesia Casper Klynge bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla membicarakan kemungkinan kerja sama di bidang energi terbarukan. Denmark menyasar energi angin yang dinilai memiliki potensi besar di Indonesia.

Klynge mengatakan, Denmark memiliki pengalaman dalam sektor pemanfaatan energi terbarukan. Ia mengatakan, Denmark telah melewati masa transisi dari penggunaan energi fosil menjadi energi terbarukan.

"Kami berdiskusi dengan Wakil Presiden tentang satu proyek, kita melihat kemungkinan membuat satu pembangkit yang menggunakan tenaga angin di Indonesia," kata Klynge, usai pertemuan di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016).

Klynge memperlihatkan peta sebaran potensi tenaga angin yang bisa dijadikan energi alternatif. Ia menilai, tenaga angin memiliki potensi besar di Indonesia.  Apalagi, lanjutnya, tenaga angin memiliki nilai penting dari energi terbarukan. Proyek ini, kata dia, akan berlaku bussiness to bussiness.

Baca: Begini Cara PLTB Samas Menyulap Angin Laut Selatan Jadi Listrik

"Proyek ini akan dibangun secara IPP. Jadi ini adalah gabungan dari government to government dan bussiness to bussiness," kata Klynge.

Lebih lanjut, ia menambahkan, ada banyak tempat di Indonesia yang bisa dimanfaatkan untuk membangun sebuah pembangkit tenaga angin. Namun untuk saat ini, beberapa perusahaan dari Denmark sedang melihat kemungkinan untuk membangun pembangkit di Sulawesi Selatan.

Baca: Kilang Angin Akan Memasok Listrik untuk 50 Ribu Rumah di Canberra

"Kita melihat kemungkinan di Sulawesi Selatan, selain itu kita juga melihat kemungkinan di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Di mana akan menjadi kesempatan besar untuk memanfaatkan angin di masa depan," pungkas Klynge.

 


(ABD)