1.885 Pegawai Total E&P Gabung ke Pertamina Hulu Mahakam

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 09 Nov 2017 17:17 WIB
blok mahakam
1.885 Pegawai Total E&P Gabung ke Pertamina Hulu Mahakam
Blok Mahakam. (FOTO ANTARA/Hermanus Prihatna)

Jakarta: Sebanyak 1.885 karyawan Total E&P Indonesia bergabung ke PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Hal ini menyusul setelah PT Pertamina mengambil alih dominasi pengelolaan Blok Mahakam.

Direktur Utama Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Bambang Manumayoso mengatakan jumlah tersebut merupakan yang tersisa dari seluruh karyawan Total yang berjumlah 1.919 orang.

"Hasil transfer dari karyawan TEPI yang mau gabung ke PHM sudah 98 persen," kata Bambang dalam bincang dengan media di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 9 November 2017.

Adapun sisanya sekitar dua persen atau 34 orang tak ikut bergabung. Bambang mengatakan dua persen tersebut tak bergabung dengan berbagai alasan, yakni ada yang merupakan usia pensiun, menjaga keluarga dengan modal pensiun, dan juga memilih menjalankan usaha sendiri.

Namun, kata dia, kendati tidak 100 persen, jumlah ini dinilai cukup untuk bisa mencapai produksi. Lebih lanjut, kata Bambang, penyerahan perjanjian akan dilakukan awal tahun depan.

"Penyerahan perjanjian kerja dai Total ke PHM per 1 Jauari 2018 sudah menjadi pegawai Pertamina," jelas dia.

Sebagaimana diketahui, mulai 1 Januari 2018, PT PHM menjadi pengelola ladang minyak dan gas di Blok Mahakam, menggantikan Total E&P Indonesia yang sudah mengelola sejak 1967. Kendati demikian, Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan Total E&P Indonesia diperbolehkan memiliki saham maksimal 39 persen di blok tersebut.

 


(AHL)