Menteri dan Wakil Menteri ESDM Lakukan Sertijab Hari Ini

Annisa ayu artanti    •    Senin, 17 Oct 2016 08:03 WIB
kementerian esdm
Menteri dan Wakil Menteri ESDM Lakukan Sertijab Hari Ini
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) dan Wamen ESDM Arcandra Tahar (kanan) menjawab pertanyaan wartawan seusai upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali melantik Menteri ESDM ketiga kalinya dalam satu periode kabinet kerja. Pelantikan orang nomor satu di Kementerian ESDM ini diharapkan memberi stimulus positif terhadap perbaikan sektor energi di masa mendatang.

Setelah 59 hari dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM Luhut Binsar Panjaitan maka pada Senin 17 Oktober 2016, Menteri ESDM Igansius Jonan dan Wakil Menteri (Wamen) ESDM Arcandra Tahar melakukan serah terima jabatan (sertijab) di Ruang Sarulla Gedung Sekretaris Jenderal, Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan.

Pagi ini kedua pejabat tinggi kementerian sudah melakukan pemaparan dengan Plt Menteri ESDM Luhut terkait isu dan permasalahan di sektor energi, termasuk berbagai macam langkah penyelesaiannya. Kemudian dilanjutkan dengan acara sertijab.

Baca: Ignasius Jonan Pilihan Objektif Presiden

Berdasarkan informasi yang didapatkan Metrotvnews.com, akan banyak pejabat yang hadir dalam sertijab ini. Para eselon I Kementerian ESDM yang terdiri dari Dirjen Migas IGN Wiratmaja Puja; Dirjen Minerba Bambang Gatot; Dirjen Ketenagalistrikan Jarman; dan Dirjen EBTKE Rida Mulyana akan menghadiri sertijab.

Selain itu juga akan dihadiri oleh Sekjend Kementerian ESDM Teguh Pamudji; Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi; Kepala BPH Migas Andy N Someng; Anggota Komisi VII DPR-RI, serta Direktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor energi.

Baca: Keberadaan Arcandra Dikhawatirkan Perpanjang Birokrasi

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada tanggal 14 Oktober 2016 melantik Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar untuk menjadi menteri dan wamen Kementerian ESDM. Keduanya dipilih karena berasal dari kalangan profesional.

Jonan sapaan akrab pria ini adalah seorang lulusan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga. Kemudian ia melanjukan studi di Fletcher School, Tufts University, Amerika Serikat.

Sebelum menjadi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) yang membuat namanya melambung karena seorang Dirut tidur di gerbong kereta, ia sempat merintis karir di bidang perbankan. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Citigroup pada 1999 hingga 2001.


Presiden Joko Widodo (kanan) memimpin pengucapan sumpah jabatan Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) dan Wamen ESDM Arcandra Tahar (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Lalu, dia juga pernah menjabat sebagai pejabat penting di PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) pada 2001 hingga 2006. Kemudian menjadi Managing Director Citibank pada 2006 hingga 2009. Setelah itu menjadi Dirut KAI dan menjadi Menteri Perhubungan pada kabinet kerja Jokowi-JK selama 21 bulan.

Sementara itu, Arcandra adalah seorang profisional dibidang hulu migas. Ia sempat menempuh pendidikan S1 di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan studi Teknik Mesin pada 1989-1994. Kemudian, pada 1996-1998 dia mengambil studi S2 di Texas A&M University mengambil jurusan Teknik Kelautan (Ocean Engineering). Setelah itu dia melanjutkan studi yang sama untuk gelar Ph.D.

Baca: Kementerian ESDM Berbenah, Jonan Minta Ruang Menteri Dipindah

Arcandra telah memiliki pengalaman selama 14 tahun pengalaman di bidang hidrodinamika dan rekayasa lepas pantai. Dia juga telah bekerja dengan penemu dari pengeboran dan produksi sistem mengambang dan compliant, Spar, TLP, Compliant Tower, Apung Menara dan Multi Colum Floater selama 13 tahun terakhir.

Pada tanggal 27 Juli 2016, Presiden melantiknya sebagai Menteri ESDM. Namun, karena kasus dwi kewarganegaraan atau genap 20 hari ia bekerja, Presiden memberhentikannya dengan hormat Arcandra Tahar. Setelah namanya bersih, kemudian Presiden menegangkat kembali Arcandra sebagai Wakil Menteri ESDM.

 


(ABD)