Jokowi Sarankan BUMN Jual Aset Bangun Proyek Baru

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 24 Nov 2016 19:13 WIB
bumn
Jokowi Sarankan BUMN Jual Aset Bangun Proyek Baru
Presiden Joko Widodo. (FOTO: MTVN/Desi Angriani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyarankan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menjual aset-aset yang mereka miliki ke swasta. Tujuannya agar proyek infrastruktur di daerah lain bisa dikembangkan dengan dana tersebut.

Menurut Jokowi perusahaan-perusahaan BUMN harusnya hanya mengelola aset tersebut. Ketika aset tersebut sudah berjalan, maka BUMN bukan lagi bertugas untuk memilikinya tetapi harus menjualnya untuk keuntungan negara.

"Karena kita senang jadi pemilik aset. BUMN kalau sudah bangun, misalnya Jasa Marga bangun tol Jagorawi dan kemudian dimiliki. Mestinya kalau sudah jadi dari greenfield jadi groundfield mestinya harus dijual dan jualnya jual untung," kata dia di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (24/11/2016).

Karena terlalu memiliki aset tersebut, kini pembangunan jalan tol di Indonesia seperti jalan di tempat. Dengan hanya membangun 840 kilometer (km) jalan tol, Indonesia kalah dari negara-negara yang dulu mencontoh Indonesia yang sekarang memiliki ribuan kilometer jalan tol.

"Kalau dimiliki, bangun berpuluh-puluh tahun kita enggak akan bisa bangun jalan, bangun infrastruktur. Kalau senangnya dapat pemasukan kecil, enggak, bukan itu (tujuannya). Ini lah pentingnya sekuritisasi," jelas dia.

Dirinya menambahkan, dengan menjual aset tersebut kepada swasta maka cashflow di BUMN jadi lebih stabil. Dengan begitu mereka bisa membangun daerah lain dan nantinya mendapat keuntungan atau dengan sekuritisasi aset melalui reksa dana.

"Penghasilan jalan tol itu yang diuangkan atau dimonetisasi dalam pasar modal. kita akan cepat pembangunan jalan tol di mana-mana. Biaya logistik jadi lebih murah, harga barang akan lebih murah. BUMN harus jual ambil untung dan uangnya dipakai untuk bangun yang baru," pungkas dia.


(AHL)