Lombok Segera Raih Tambahan Listrik 25 MW

   •    Sabtu, 18 Mar 2017 17:34 WIB
listrik
Lombok Segera Raih Tambahan Listrik 25 MW
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Lombok Barat: Sistem kelistrikan Lombok, Nusa Tenggara Barat, segera mendapatkan tambahan pasokan listrik sebesar 25 megawatt (mw) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap Jeranjang.

"PLTU Jeranjang Unit II segera beroperasi," kata Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara Machnizon Masri, di sela video conference peresmian pembangkit listrik Mobile Power Plant 2 x 25 megawatt (MW) di Desa Taman Ayu, Kabupaten Lombok Barat, seperti dikutip dari Antara, Sabtu 18 Maret 2017.

PLTU Jeranjang berlokasi di Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Sebelumnya, ada dua unit pembangkit yang telah memasok listrik sebesar 50 MW. Machnizon mengatakan proses pembangunan PLTU Jeranjang Unit II sudah hampir 100 persen. Namun ada serangkaian uji coba yang masih harus dilakukan.

"Kami targetkan akhir Oktober 2016, pembangkit itu sudah dapat beroperasi dan memperkuat sistem kelistrikan Lombok," ujarnya.

Ia berharap dengan beroperasinya PLTU Jeranjang Unit II, dapat memperkuat keandalan listrik di NTB, khususnya Pulau Lombok. Dengan masuknya PLTU Jeranjang Unit II pada Oktober 2016, daya mampu sistem kelistrikan Lombok meningkat menjadi 343 MW. Sementara beban puncak di Pulau Lombok, mencapai 257 MW sehingga terdapat cadangan daya sebesar 86 MW.

Machnizon mengatakan dengan cadangan daya pasok listrik yang relatif besar, pihaknya tidak terlalu khawatir akan permintaan listrik dari pelanggan, baik rumah tangga maupun industri dan bisnis.

"Keberadaan PLTU Jeranjang membuat listrik di Lombok semakin kuat, cadangan daya pun cukup. Jadi PLN sangat siap mendukung pemerintah untuk menerima kehadiran investor di Lombok. Untuk Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika pun saya tegaskan, PLN siap," tambah dia.

Tidak hanya dari PLTU Jeranjang, kata dia, listrik di Lombok, juga telah mendapatkan tambahan listrik dari PLTU IPP Lombok Timur berkapasitas 50 MW sejak Maret 2017.

"Nanti akan menyusul Kapal Marine Vessel Power Plant (MVPP) berkapasitas 60 MW," pungkasnya.


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA