Pertamina akan Bangun Fasilitas LNG di Bangladesh

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 15 Sep 2017 12:57 WIB
lng
Pertamina akan Bangun Fasilitas LNG di Bangladesh
Menteri ESDM Bangladesh dan Menteri ESDM Ignasius Jonan saat melakukan MoU. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) berencana membangun fasilitas penerimaan gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG), selain akan melakukan impor gas ke Bangladesh.

Hal tersebut tertuang dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang ditandatangani hari ini antara pemerintah Indonesia dan Bangladesh.

Direktur Gas Pertamina Yenni Andayani mengatakan fasilitas penerimaan LNG yang akan dibangun tersebut terdiri dari Floating Storage and Regasification Unit (FSRU), mooring dan infrastruktur off-loading, sub-sea dan pipa gas onshore ke pembangkit yang sumber energinya gas alam.

"Ini baru awal kerja sama, dibuka kesempatan untuk pengembangan bisnis," kata Yenni di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, 15 September 2017.

Untuk rincian kerja sama pembangunan fasilitas tersebut, Yenni mengaku perlu ada pembicaraan mendalam dengan pemerintah dan perusahaan migas Bangladesh. Saat ini, rencana pembangunan fasilitas LNG baru permulaan dalam pengembangan bisnis Pertamina saja.

"Kita akan bicara lebih lanjut teknisnya nanti," ucap Yenni.

Menteri ESDM Ignasius Jonan juga mengatakan, nota kesepahaman hari ini menegaskan keinginan, kesiapan, dan kesediaan pihak Bangladesh untuk berdiskusi lebih lanjut terkait pembangunan fasilitas penerimaan dan infrastuktur LNG di Bangladesh dan menegaskan kesediaan Indonesia untuk memfasilitasi diskusi dengan produsen dan pemasar LNG Indonesia.

"Nota kesepahaman ini dilandasi hubungan baik antara Indonesia dan Bangladesh untuk melakukan kerja sama di bidang energi, hari ini untuk Pertamina dan Petrobangla, selanjutnya mungkin untuk perusahaan-perusahaan lain yang bisa mendukung suplai LNG untuk Bangladesh," tutup Jonan.


(AHL)