Jonan Tampik Adanya Kenaikan TDL 900 VA

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 14 Jun 2017 15:57 WIB
tarif listrik
Jonan Tampik Adanya Kenaikan TDL 900 VA
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menampik adanya kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) golongan pelanggan 900 VA. Tetapi, yang ada adalah pencabutan subsidi listrik golongan pelanggan rumah tangga mampu yang masuk dalam daftar pelanggan 900 VA.

Jonan menjelaskan, sesuai dengan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) total pelanggan 900 VA sebanyak 23 juta pelanggan. Dari total pelanggan tersebut, hanya 4,1 juta pelanggan yang dinilai perlu mendapatkan subsidi. Sementara sisanya yakni 18,1 juta pelanggan lainnya dinilai tidak tepat diberikan subsidi.

"Pelanggan yang masuk 900 VA yang termasuk dalam daftar rumah tangga rentan miskin atau kurang mampu itu disubsidi. Jumlahnya 4,5 juta pelanggan, itu datanya di TNP2K. Nah, yang lainnya subsidinya dicabut, jadi tidak ada kenaikan sebenarnya subsidinya saja yang dicabut," kata Jonan di TBBM Plumpang, Jakarta Utara, Rabu 14 Juni 2017.

Baca: Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik tak Naik

Ia juga menjelaskan, keputusan ini sesuai dengan arahan Presiden di mana pembangunan di Indonesia harus merata. "Sesuai arahan Presiden pembangunan harus merata, semua harus menikmati hal pembangunan yang dilakukan secara bertahap," ujar Jonan.

Jonan menambahkan, dengan dicabutnya subsidi pelanggan mampu ini, anggaran susbdi akan dialihkan untuk pendanaan program infrastruktur kelistrikan di daerah-daerah terpencil yang belum teraliri listrik.

"Begini, kalau yang dianggap sudah tidak disubsidi kan sebaiknya tidak perlu disubsidi. Sehingga uangnya kan bisa untuk pengembangan kelistrikan ke daerah-daerah yang masih membutuhkan. Itu aja sebenarnya," jelas Jonan.

Sementara hari ini di Komplek Istana, Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir mengatakan, isu kenaikan TDL tersebut fitnah yang menyerang PLN dan pemerintah.

Baca: Tarif Listrik Adjustment Naik Rp2/kWh

"Menurut saya hanya isu, mohon maaf, lebih ke arah mendiskreditkan, fitnah, baik untuk PLN maupun pemerintah. Ini sesuatu yang menurut saya tidak pada tempatnya," kata Sofyan.
 
Menurutnya, pemerintah tak bisa sembarangan menaikkan TDL. Kenaikan tersebut harus atas persetujuan DPR. Sofyan juga mengatakan, pihaknya hanya mengeluarkan kebijakan untuk tak lagi memberikan subsidi dengan kategori 900 watt ke masyarakat. Sebab, awalnya subsidi tersebut ditujukan kepada masyarakat tak mampu, tapi kenyataannya banyak dinikmati kalangan menengah.

"Karena memang fakta mengatakan, yang 900 watt ini mereka mampu tapi subsidinya lebih besar dari orang miskin yang 450 watt. Dulu saya cerita ada kos-kosan, punya mobil, ada AC segala macam, tapi waktu dia membayar itu subsidinya diberikan lebih besar daripada orang miskin," pungkas Sofyan.

 


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

6 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA