Pertamina Kembangkan BBM Ramah Lingkungan

   •    Jumat, 18 Jan 2019 15:03 WIB
pertamina
Pertamina Kembangkan BBM Ramah Lingkungan
Kantor Pertamina (FOTO: Setkab)

Yogyakarta: PT Pertamina (Persero) mengembangkan berbagai jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang lebih ramah terhadap lingkungan. Pengembangan itu menjadi penting karena kemajuan atau pertumbuhan ekonomi Indonesia membutuhkan energi yang lebih ramah lingkungan.

"Kalau kita tidak memulai membuat bahan bakar yang ramah lingkungan, 25 tahun lagi polusinya akan sangat buruk. Kalau makin lama polusinya makin buruk, tingkat kesehatan masyarakatnya terganggu dan akibatnya harapan hidup menurun," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 18 Januari 2019.

Jonan berharap selain dapat menghasilkan BBM yang ramah lingkungan, juga 100 persen menggunakan bahan baku energi terbarukan.  "Masyarakat berharap minyak diesel yang dihasilkan Pertamina di kemudian hari, itu akan berasal dari energi terbarukan sehingga tingkat polusi yang dihasilkan akan rendah," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, Pertamina saat ini sedang mengembangkan BBM berbasis sawit yang ramah lingkungan. Pengembangan BBM tersebut dilakukan selain blending FAME juga co-processing dan hydrorefining.

"Co-processing dan hydrorefining tersebut akan menghasilkan energi yang lebih bersih jika dibandingnkan dengan FAME yang hari ini kita hasilkan. Opsi-opsi pengembangan energi bersih melalui proses hydrorefining tersebut merupakan sepenuhnya hasil karya anak bangsa hasil kerja sama dengan LAPI-ITB dengan nama katalisnya, katalis Merah-Putih," ujar Nicke.

Nicke menambahkan pengembangan bahan bakar ramah lingkungan ini secara bertahap sedang dikerjakan di beberapa kilang Pertamina dan diharapkan sebelum 2023 sudah dapat diimplementasikan di empat kilang milik Pertamina yang memiliki Residual Fuel Catalytic Cracking (RFCC) yang saatnya nanti menghasilkan green diesel, green avtur, dan green fuel.

Pengembangan BBM berbasis sawit selain lebih ramah lingkungan dan sedikit menghasilkan polusi tentunya juga akan dapat meningkatkan nilai tambah dari sawit itu sendiri dan mengurangi impor minyak mentah.


(ABD)


PPN Avtur Indonesia Sudah Kompetitif

PPN Avtur Indonesia Sudah Kompetitif

2 days Ago

Perlakuan pengenaan pajak pendapatan nilai (PPN) untuk avtur bagi penerbangan domestik di Indon…

BERITA LAINNYA