PLN Pastikan Investor Tiongkok Bangun PLTU Jawa 7

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 07 Dec 2017 20:57 WIB
pln
PLN Pastikan Investor Tiongkok Bangun PLTU Jawa 7
Direktur Utama Sofyan Basir ketika berkunjung ke Tiongkok. Dok:PLN.

Jakarta: PT PLN (Persero) memastikan investor asal Tiongkok membangun proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 7 di Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Hal itu dilakukan ketika berkunjung ke Tiongkok. Direktur Utama Sofyan Basir meminta investor tersebut membangun PLTU Jawa 7 dengan kualitas yang sama dengan pembangkit yang mereka bangun di negerinya yakni performa dengan kadar emisi yang rendah.

PLTU IPP Jawa 7 dikembangkan oleh konsorsium Shenhua Guohua dan PT Pembangkit Jawa Bali Investasi dengan share 70 persen dan 30 persen.

Pembangkit berkapasitas 2x1.000 Megawatt (MW) yang sudah memulai konstruksi pada September 2017 itu ditargetkan rampung pada April 2020. Melalui skema power purchasing agreement, PLN membeli listrik dengan harga USD4,2 sen per kwh.

"Kita harus akui pada masa lalu kontraktor pembangunan pembangkit yang digarap investor Tiongkok kualitasnya di bawah. Ini membuat kualitas pembangkitnya juga jauh dari harapan. Pada akhirnya itu membebani PLN dan berpengaruh pada ketersediaan daya listrik nasional," kata Sofyan dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 7 Desember 2017.

Sofyan menambahkan saat ini PLN lebih berhati-hati dalam pemilihan investor dari Tiongkok, salah satunya hanya bekerjasama dengan pengalaman perusahaan milik pemerintah seperti Shenhua Guohua.

Seperti diketahui, Shenhua sebelumnya juga sudah menanamkan investasinya di PLTU Sumsel-1 di Muara Enim, Sumatera Selatan yang berkapasitas 2x350 MW. Pada pembangkit ini, PT Shenhua Guohua Lion Power Indonesia bergabung dengan Indonesia LPE dengan pembagian saham 75 persen dan 25 persen.


(SAW)