Cost Recovery Ideal Berkisar USD13 Miliar-USD14 Miliar

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 22 Sep 2016 18:15 WIB
cost recovery
<i>Cost Recovery</i> Ideal Berkisar USD13 Miliar-USD14 Miliar
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan anggaran pengembalian biaya operasi hulu migas (cost recovery) yang tepat untuk mencapai lifting minyak dan gas bumi tahun depan adalah sebesar USD13 miliar sampai USD14 miliar.

Sekretaris SKK Migas Budi Agustyono mengaku akibat pemangkasan cost recovery seperti yang dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan sebesar USD10,4 miliar, akan mengurangi kegiatan aktivitas di sektor hulu.

Keputusan cost recovery sebesar USD10,4 miliar itu akan membuat para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) mengurangi aktivitasnya dan menyesuaikan program sesuai dengan anggaran yang ada.

"Kalau perkiraan kita, Rencana Kerja dan Anggaran (Work Plan and Budgeting/WP&B) tahun depan sekitar USD13 miliar sampai USD14 miliar. Kalau USD10,4 miliar, program menyesuaikan budget," kata Budi, saat ditemui di Komplek Parlementer, Senayan, Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Budi mencontohkan ada satu KKKS yang merencanakan melakukan work over dan well service dalam jumlah tertentu, namun karena cost recovery dikurangi maka KKKS itu pasti akan mengurangi rencana kerja tersebut.

"Kalau dipangkas, berarti ada rencana kerja yang tidak dikerjakan‎. Kalau rencana kerja dipotong, harusnya bikin work over, well service untuk 100 sumur, lalu dikurangi‎," jelas dia.

Kendati demikian, WP&B baru akan diajukan KKKS pada 5 Oktober 2016. Budi mengungkapkan, saat ini dirinya belum bicara mana saja aktivitas atau program yang dipangkas.

"Pengajuan WP&B baru dimulai 5 Oktober, saya belum bisa bicara apa yang bisa dipangkas," ujar dia.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA