KESDM Bakal Panggil Ulang Shell yang Minta Izin Impor LNG

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 27 Jul 2018 15:55 WIB
lngkementerian esdmshell
KESDM Bakal Panggil Ulang Shell yang Minta Izin Impor LNG
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menjadwalkan ulang pemanggilan Shell Indonesia yang mengajukan izin untuk mengimpor gas alam cair atau liquefield natural gas (LNG).

Dirjen Migas Djoko Siswanto mengatakan seharusnya pertemuan itu berlangsung kemarin namun pihak Shell membatalkan maka akan dijadwalkan ulang pekan depan.

"Ditunda, harusnya kemarin pembahasannya tapi dia enggak bisa," kata Djoko di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat, 27 Juli 2018.

Djoko mengatakan pihaknya ingin mendengarkan presentasi dari Shell terkait rencana impor tersebut mulai dari sumber impor dari mana, tujuan pemasaran gas, bangun infrastruktur gasnya seperti apa, dan lain sebagainya.

Dia mengatakan pemerintah belum menyetujui usulan tersebut karena harus melihat rencana kerja Shell terlebih dahulu. Djoko menegaskan jika nanti pemerintah memberi izin maka Shell berjanji untuk membangun fasilitas terminal dan regasifikasi LNG di dalam negeri.

Djoko menambahkan ada plus dan minusnya sehingga pemerintah harus memikirkan secara matang sebelum memberi izin.

Positifnya, lanjut Djoko jika harga LNG di luar negeri lebih murah maka harga gas di Indonesia akan sesuai market sehingga industri dalam negeri seperti pupuk, petrokimia, listrik dan lain-lain bisa dapat harga yang kompetitif.

Sedangkan sisi negatifnya bisa jadi pasokan LNG di dalam negeri tidak ada yang membeli karena kalah murah dengan LNG impor.


(AHL)