Ekspor Kondensat Tembaga Freeport Belum Penuhi Kuota

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 11 Jan 2018 21:41 WIB
freeport
Ekspor Kondensat Tembaga Freeport Belum Penuhi Kuota
Freeport Indonesia. MI/ROMMY PUJIANTO.

Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat capaian ekspor kondesat jenis tembaga PT Freeport Indonesia (PTFI) belum mencapai volume yang direkomendasikan.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Bambang Gatot menyebutkan realisasi ekspor kondesat PTFI hingga Desember 2017 hanya mencapai 921 ribu ton. Sementara alokasi volume ekspor yang diizinkan sekitar 1,1 juta ton hingga 16 Februari 2018.

"Realisasi ekspor sampai dengan Desember masih di bawah kuotanya, baru 921.137 ton. Kuota 1,1 juta ton," sebut Bambang di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis, 11 Januari 2018.

Bambang melanjutkan kuota ekspor PTFI akan berakhir pada pada 17 Februari 2018. Namun hingga kini perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu belum mengajukan permohonan perpanjangan izin ekspor. Padahal aturannya mengatakan permohonan perpanjangan ekspor dapat dilakukan paling lambat 30 hari menjelang habis masa berlaku.

"Rekomendasi belum diajukan tapi aturannya ada evaluasi," ucap Bambang.

Dia menuturkan perpanjangan rekomendasi ekspor PTFI tidak serta merta diberikan oleh pemerintah. PTFI harus memenuhi sejumlah persyaratan untuk rekomendasi tersebut. Salah satu syarat utama adalah pembangunan smelter. 

Pemerintah akan mengevaluasi progres smelter Freeport setiap kali memberikan perpanjangan izin ekspor.  

"Sekarang kita sedang evaluasi," tutup Bambang.


(SAW)