Dirjen: Arus Laut untuk Capai Target EBT

   •    Jumat, 10 Nov 2017 13:14 WIB
energi alternatifenergi terbarukan
Dirjen: Arus Laut untuk Capai Target EBT
Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Rida Mulyana (FOTO: MTVN/Desi Angriani)

Jakarta: Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Rida Mulyana mengungkapkan energi arus laut dapat menjadi salah satu sumber pencapaian target bauran energi baru dan terbarukan (EBT) sebesar 23 persen pada 2025.

"Sebagai negara kepulauan, Indonesia mempunyai topografi yang ideal untuk mengembangkan energi dari arus laut. Selat antara dua pulau menghasilkan potensi energi yang cukup besar," kata Rida, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat 10 November 2017.

Pada 9 November 2017, delegasi Indonesia dipimpin Rida Mulyana mengunjungi perusahaan pengembang energi arus laut, Naval Energies, di Cherbourg, Perancis. Energi arus laut yang dikembangkan Naval Energies memiliki teknologi turbin sederhana, yaitu hanya memiliki satu bagian yang bergerak menggunakan air laut sebagai pelumas.

Dengan teknologi itu, biaya operasi dan pemeliharaan lebih rendah dibandingkan menggunakan teknologi propeler. Teknologi open hydro open centre turbine yang memiliki diameter 16 meter dan kecepatan arus 2-5 meter per detik itu dapat menghasilkan listrik sebesar dua MW.

Dalam pengembangannya, turbin dapat dirangkai secara paralel untuk mendapatkan kapasitas yang lebih optimal. Rida juga mengatakan pemerintah fokus mengembangkan EBT termasuk arus laut dengan tarif listrik yang terjangkau masyarakat.

"Seiring berkembangnya teknologi, efisiensi untuk menghasilkan tenaga listrik yang bersumber dari EBT adalah sebuah keniscayaan," ujarnya.

PT Arus Indonesia Raya (AIR), perusahaan yang memiliki kerja sama dengan Naval Energies dalam mengembangkan industri turbin arus laut, telah melakukan studi di beberapa lokasi Indonesia. Terdapat beberapa wilayah yang cocok apabila di kembangkan pembangkit listrik tenaga arus laut (PLTAL).

 


(ABD)