Legislator Dukung Penugasan Premium di Jamali Asal Harganya Murah

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 10 Apr 2018 16:46 WIB
pertamina
Legislator Dukung Penugasan Premium di Jamali Asal Harganya Murah
BBM. ANT/Sigid Kurniawan.

Jakarta: Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika mendukung adanya penugasan Bahan Bakar Minyak (BBM) premium di Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) kepada PT Pertamina (Persero). Hal itu dikatakannya karena masyarakat masih membutuhkan premium.

Namun yang terpenting, kata Kardaya, supaya pemerintah lebih memperhatikan pergerakan harga premium tersebut. "Tetapi yang harus diingat itu satu, bukan masalah premiumnya bagi rakyat itu. Yang penting tuh harga," kata Kardaya di Hotel Century Senayan, Jakarta, Selasa, 10 April 2018.

Kardaya juga menuturkan, dengan ditugaskannya premium untuk Jamali ini harusnya pasokan premium di Jamali lebih terjamin. Pasalnya, jika pasokan tidak terjamin, masyarakat akan dipaksa membeli BBM dengan harga yang mahal.

"Bahwa yang harus diingat status bukan premiumnya, tapi harganya katakanlah premium mau dihapus enggak maslah yang penting harganya,"‎ ucap Kardaya.

Sebelumnya, pemerintah berencana mengubah status premium di wilayah Jawa, Madura, Bali (Jamali) yang sebelumnya non-penugasan menjadi penugasan. Atas perubahan tersebut maka seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jamali wajib menyediakan premium untuk dijual ke masyarakat.

Rencana itu dicetuskan karena adanya kelangkaan premium di berbagai daerah. Maka, sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo maka Pertamina juga diwajibkan untuk menjual premium di wilayah Jamali.

"Bapak Presiden instruksikan dalam rapat kabinet terbatas untuk menjaga ketersediaan premium di seluruh wilayah Republik Indonesia," kata Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar beberapa waktu lalu.


(SAW)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

3 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA