Industri Mampu Beli Gas Masela Dikisaran USD5-USD6/MMBTU

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 13 Jun 2017 09:54 WIB
blok masela
Industri Mampu Beli Gas Masela Dikisaran USD5-USD6/MMBTU
Blok Masela (MI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai kemampuan pelaku industri untuk membeli gas pipa Lapangan Abadi, Blok Masela, berkisar antara USD5 sampai USD6 per MMBTU. Tentu hal itu dengan melihat situasi dan kondisi terkini.

Hal tersebut dikatakan Direktur Kimia Hulu Kemenperin Muhammad Khayam lantaran berdasarkan formula harga gas yakni harga minyak dan harga beberapa komoditas mengalami peningkatan maka perhitungan harga gas yang sesuai dengan kemampuan beli pelaku industri disekitar USD5,5 per MMBTU.

"Nah ini karenanya sekarang juga tiba-tiba harga minyak cukup naik kalau hitungan kita, pakai formula gas di bawah USD6 sekitar USD5,5 itu," kata Khayam, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin 12 Juni 2017.

Khayam menyebutkan, sejauh ini ada tiga industri dan PT PLN (Persero) yang akan menyerap gas dari lapangan tersebut. PLN mengajukan alokasi gas sebesar 60 MMSCFD untuk pembangkit listrik dan PT Pupuk Indonesia membutuhkan gas sebanyak 240 MMSCFD. PT Kaltim Methanol Industri butuh gas 130 MMSCFD dan PT Elsoro Multi Pratama membutuhkan gas 100 MMCFD.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), IGN Wiratmaja Puja mengatakan, pemerintah masih melakukan kajian tentang pemanfaatan gas dan harga gas dari lapangan tersebut. 


(ABD)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA