Harga Listrik Terjangkau Mengurangi Kecemburuan Sosial

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 09 Sep 2017 16:07 WIB
listrik
Harga Listrik Terjangkau Mengurangi Kecemburuan Sosial
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan harga listrik yang terjangkau dapat mengurangi kecemburuan sosial dan dapat menggerakkan perekonomian.

"Sudah tidak ada cerita lagi rumah yang dilewati kabel listrik tapi tidak punya listrik karena harga tidak terjangkau," ujar Jonan, seperti dikutip dari laman Kementerian ESDM, Sabtu 9 September 2017.

Jonan mengatakan jika Pemerintah tidak membatasi keuntungan perusahaan, tetapi tetap tetap harus dalam batas wajar. Di mana perusahaan harus melihat aspek harga.

"Kami tidak punya kepentingan untuk membatasi keuntungan, tetapi yang harus dipertimbangkan harganya, tidak bisa menjual listrik ke PLN tetapi harganya terlalu tinggi sehingga masyarakat tidak dapat membeli," tegas Jonan.

Terkait harga listrik yang terjangkau ini, pemerintah mendorong penggunaan energi baru terbarukan (EBT) pada pembangkit listrik yang mengedepankan praktek efisiensi dan harga yang kompetitif dengan tetap menciptakan iklim investasi yang menarik bagi para investor.

"Pengembangan energi baru terbarukan adalah suatu keharusan, sesuai dengan komitmen Presiden untuk mengurangi polusi dan mengurangi emisi, sesuai dengan COP 21 serta dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), kita dapat mencapai bauran energi mencapai 23 persen pada 2025," jelas Jonan.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada PLN agar lebih mempercepat proses pembangunan pembangkit listrik, khususnya pembangkit EBT.

"Saya sangat mengapresiasi tarifnya makin lama makin kompetitif dan saya juga berharap bahwa makin lama prosesnya dapat dipercepat," tegas Jonan.

Untuk mewujudkannya, Kementerian ESDM merevisi beberapa regulasi terkait pembangkit listrik EBT yaitu Permen ESDM Nomor 49 tahun 2017 (penyempurnan atas Permen ESDM 10/2017 tentang Pokok-Pokok Dalam Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik) dan Permen ESDM Nomor 50 tahun 2017 (pengganti Permen ESDM 12/2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan Untuk Penyediaan Tenaga Listrik).

 


(AHL)

<i>Tender Offer</i> Persero dan <i>Holding</i> BUMN

Tender Offer Persero dan Holding BUMN

18 hours Ago

PRESIDEN Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2017 tentang Pena…

BERITA LAINNYA