Mekanisme Elpiji 3 Kg Tepat Sasaran Segera Disiapkan

Kuntoro Tayubi    •    Sabtu, 11 Nov 2017 15:01 WIB
pertaminaelpiji 3 kg
Mekanisme Elpiji 3 Kg Tepat Sasaran Segera Disiapkan
External Communication Manager Pertamina Arya Dwi Paramita. (FOTO: MTVN/Kuntoro Tayubi)

Bali: Pemerintah berencana melakukan mekanisme subsidi elpiji 3 kilogram (kg) tepat sasaran yang nantinya hanya akan diberikan kepada rumah tangga miskin, rentan miskin, dan usaha mikro sesuai basis data terpadu dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Mekanismenya pun masih menunggu dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Ditjen Migas.

"Berdasarkan data dari TNP2K, saat ini ada sekitar 26 juta rumah tangga miskin yang berhak menggunakan elpiji 3 kg bersubsidi," ungkap External Communication Manager Pertamina Arya Dwi Paramita di Bali, Jumat malam 10 November 2017.

Arya menjelaskan, karakteristik keluarga miskin/rentan miskin adalah rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan 40 persen terendah. Pendapatannya Rp350 ribu per kapita per bulan, tembok rumah tidak permanen, lantai rumah tidak permanen, luas lantai rumah kurang dari delapan meter persegi.

Saat ini, segmen usaha mikro ada sekitar 2,3 juta pelaku usaha. Karakteristik usaha mikro yang disubsidi adalah usaha mikro yang dikelola rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan 40 persen terendah (keluarga miskin/rentan miskin), tingkat pendidikan relatif rendah, barang jualan dan tempat usaha tidak selalu tetap, umumnya belum akses ke perbankan.

"Pada RAPBN-P 2017 alokasi elpiji bersubsidi sekitar 6,1 juta ton. Realisasi hingga September jika berdasarkan kuota sudah over sampai dengan satu persen kuota dari  revisi APBN-P 2017," jelasnya.

Mulai Februari 2018, pemerintah akan memberlakukan sistem baru penyaluran elpiji subsidi 3 kg agar tepat sasaran. Pertamina sebagai BUMN yang melayani energi selama ini mendukung upaya tersebut sesuai penugasan yang diberikan.

Menurut Arya, Pertamina akan melakukan berbagai upaya untuk mendukung program tersebut. Salah satunya adalah memastikan ketersediaan elpiji jenis lainnya di pasaran sebagai alternatif bagi masyarakat yang tidak masuk dalam target program.

"Selain berbagai upaya di atas, dibutuhkan kesadaran dari masyarakat mampu untuk menggunakan elpiji nonsubsidi," tegasnya.

 


(AHL)

Pemerintah Masih Godok Pembentukan <i>Holding</i> BUMN Jasa Keuangan

Pemerintah Masih Godok Pembentukan Holding BUMN Jasa Keuangan

4 hours Ago

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menggodok pembentukan holding BUMN di sektor …

BERITA LAINNYA