Pemerintah Buka Lelang Kilang Mini Klaster XVIII

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 25 Nov 2016 09:29 WIB
kilang minyak
Pemerintah Buka Lelang Kilang Mini Klaster XVIII
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja (FOTO: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang pembangunan kilang minyak mini Klaster XVIII pada akhir November 2016. Dari kedelapan klaster kilang mini yang ada, Klaster VIII-Maluku yakni di sekitar Blok Oseil dan Bula merupakan klaster yang paling siap dilelangkan lebih dahulu.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja mengungkapkan, atas kondisi itu maka pemerintah akan melelang lebih dulu wilayah tersebut dibandingkan dengan klaster lain.

"Tender kilang ini akan kita lelang yang di Pulau Seram. Di Klaster XVIII dulu yang sudah siap," kata Wirat, usai menghadiri diskusi energi, di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis 24 November.

Pada tahun ini, Wirat menjelaskan, pemerintah hanya akan melelang pembangunan kilang minyak mini di Klaster VIII Maluku. Ia mengatakan demikian karena sudah ada sekitar tiga sampai lima investor yang telah menyatakan ketertarikannya untuk membangun kilang mini di daerah tersebut.

Baca: Ini Insentif Pemerintah untuk KKKS yang Semangat Eksplorasi

Selain karena sudah ada investor yang berminat, lanjutnya, Klaster VIII dilelang lebih dulu dikarenakan klaster ini memiliki data produksi yang paling siap dibandingkan dengan klaster lain dan karena klaster ini merupakan klaster yang biaya transport penyalurah BBM-nya paling mahal.

"Klaster ini yang paling siap. Produksi datanya lengkap, crude lengkap, juga sangat besar biaya ransportasinya. Karena jaraknya jauh dari mana-mana itu sangat perlu kilang mini," jelas dia.

Untuk produksi kilang, Wirat menambahkan, Klaster XVIII dapat memproduksi minyak yakni 3.000 hingga 3.500 per hari. Lalu, apabila investor ingin membangun kilang dengan kapasitas yang lebih besar maka dapat melakukan impor minyak.

Baca: Pertamina Tidak Jadikan Swasta Rival Bangun Kilang

Sekadar diketahui, pemerintah akan melelang pembangunan kilang minyak mini di delapan klaster yaitu klaster I akan dibangun di daerah Sumatera Utara di dekat Blok Rantau dan Pangkalan Susu, Klaster II Selat Panjang Malaka di dekat Blok Emo Malacca Strait dan Petroselat, Klaster III Riau dekat dengan Blok Tonga, Siak, Pendalian, Langgak, West Area.

Baca: Bangun Kilang, Pemerintah Siap Beri Insentif ke Swasta

Sementara Klaster IV Jambi di dekat Blok PalMerah, Mengoepeh Lemang dan Karang Agung, Klaster V Sumatera Selatan di sekitar Blok Merangin III dan Ariodamar, Klaster VI Kalimantan Selatan di sekitar Blok Tanjung, Klaster VII Kalimantan Utara dekat Blok Bunyu Sembakung, Mamburungun dan Pamusian Juwata serta Klaster VIII Maluku di sekitar Blok Oseil dan Bula.

 


(ABD)