Siap Libas Filipina, Pemerintah Lelang 6 WK Panas Bumi di April 2017

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 25 Nov 2016 12:30 WIB
panas bumi
Siap Libas Filipina, Pemerintah Lelang 6 WK Panas Bumi di April 2017
Ilustrasi. (Foto: Antara/Novrian).

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang enam wilayah kerja panas bumi (WKP) pada April 2017 serta mengebut pembangunannya di Indonesia.

Direktur Panas Bumi Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Yunus Saefulhak mengatakan, dalam persiapan lelang WKP di April 2017, tahap-tahap yang dilakukan pemerintah adalah pembentukan tim panitia lelang. Setelah itu pada awal tahun, akan dibuat Surat Keputusan (SK) Menteri terkait dengan lelang WKP itu, dan pada April secara resmi diumumkan lelang tersebut.

"2017 diharapkan sedang melakukan permintaan panitia. Panitia terdiri dari panitia pusat daerah provinsi. Supaya hasilnya acceptable. Kemudian setelah panitia lelang jadi. Awal tahun SK Menteri dibuat. April akan dimulai lelang periode 2017," jelas Yunus, dalam diskusi di Kantor Ditjen EBTKE, Jalan Cikini Raya, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Baca: 69 Wilayah Kerja Panas Bumi akan Capai Target 7.239 MW di 2025

Yunus menyebutkan, ada enam WKP yang akan dilelangkan pada April 2017. Enam WKP tersebut adalah WKP Telaga Ranau di Maluku Utara dengan kapasitas 5 megawatt (mw), WKP Sekincau di Lampung dengan kapasitas 110 mw, WKP Oka Ile Ange berkapasitas 10 mw, Kapahiang di Bengkulu dengan kapasitas 110 mw, Gerandong di Aceh dengan kapasitas 55 mw, dan Pandan di Jawa Timur dengan 40 mw.

Dengan ditambahnya WKP ini, Yunus melanjutkan pada 2017 Indonesia akan mengalahkan Filipina dan menempati posisi kedua terbesar di dunia dalam kapasitas pembangkit panas bumi yang terpasang yakni sebesar 1.908,5 mw.

"Planning 2017 ada 255 mw dan total seluruhnya 1.908,5 mw kalau sesuai target. Ini nomor dua di dunia menyusul Filipina," ujar dia.

Sementara itu, sampai dengan 2016 akhir akan ada tambahan 205 mw yang berasal dari PLTP Ulubelu unit 3 sebesar 55 mw, PLTP Lahendong unit 5 sebesar 20 mw, PLTP Sarulla sebesar 110 mw, PLTP Lahendong unit 6 sebesar 20 mw. Sehingga pada akhir 2016 akan terpasang 1.657,5 mw.

Berdasarkan data ditjen EBTKE posisi tahun lalu kapasitas terpasang pembangkit listrik panas bumi baru 1.438,5 mw dari potensi panas bumi keseluruhan 29.544 mw.

 


(AHL)