SPBU yang Tak Menyediakan Nozzle Premium Semakin Banyak

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 15 May 2018 21:05 WIB
spbu
SPBU yang Tak Menyediakan <i>Nozzle</i> Premium Semakin Banyak
BBM. ANT/Sigid Kurniawan.

Jakarta: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat saat ini semakin banyak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tidak menyediakan nozzle premium dalam setiap dispenser yang tersedia. Hal itu dikatakan Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa. Ia menyebutkan, dari 3.900 SPBU yang tercatat ada 1.900 SPBU yang tidak menyediakan nozzle premium.

"Data di kami 3.900 jumlah SPBU di Jamali sekitar 1.900 sudah tidak menjual premium. Perlu ganti nozzle, data kami di 2017 ada 800 SPBU yang tidak jual sekarang sudah naik jadi 1.900 SPBU," kata Fanshurullah di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa, 15 Mei 2018.

Fanshurullah menjelaskan banyaknya SPBU yang tidak menyediakan nozzle premium lantaran pergeseran konsumsi masyarakat akibat gap harga yang terlalu jauh. Harga pertalite saat ini sebesar Rp7.800 per liter sementara harga premium dipatok Rp6.550 per liter.

Menurutnya, penyediaan premium wajib disediakan di seluruh wilayah. Pertamina harus memberikan varian BBM  dari yang termurah sampai termahal.

"Pertamina harus berikan pilihan dari harga bensin murah sampai mahal. Kalau masyarakat pakai pertalite dan pertamax bagus, tapi jangan sampai dipaksa sampai tidak ada premium," ungkap Fanshurullah.


(SAW)


Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

10 hours Ago

Struktur organisasi dari BP Batam dipastikan tidak berubah meski figur pemimpin dalam organisas…

BERITA LAINNYA