PLN dan Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan Mobil Listrik

   •    Senin, 06 Aug 2018 08:56 WIB
pertaminaplnmobil listrik
PLN dan Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan Mobil Listrik
Ilustrasi mobil listrik milik Honda. (FOTO: MI/Ghani Nurcahyadi)

Jakarta: PT PLN (persero) siap mendukung kebijakan pemerintah tentang kendaraan listrik. Sejumlah fasilitas sudah siap digunakan pengguna alat transportasi ramah lingkungan itu.

"Kami siap untuk menyuplai kebutuhan listrik untuk kendaraan listrik. Ada SPLU (stasiun pegisian listrik umum) untuk charging yang kita persiapkan. Kalau dia butuh fast charging kebutuhan besar, kami juga siap untuk itu," papar Direktur Perencanaan Korporat Syofvi Felienty Roekman di Jakarta, pekan lalu.

Ia menjelaskan, SPLU yang sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia jumlahnya hampir mencapai 3.000 SPLU. Hal itu akan memudahkan pemilik kendaraan listrik mendapatkan pasokan energi.

Di sisi lain, PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan BMW Group Indonesia dalam menghadirkan teknologi pengisian energi kendaraan listrik masa depan. Sebagai langkah awal, kedua pihak bersepakat mengerjakan program pilot project Green Energy Station (GES).

Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menyatakan teknologi GES ditujukan untuk mendukung komitmen pemerintah pada Conference of the Parties 21th (COP21) di Paris dalam pengurangan emisi gas rumah kaca dan sekaligus menunjukkan kesiapan Pertamina dalam menghadapi pergeseran global dunia otomotif.

"Pertamina melihat bisnis pengisian baterai akan jadi bagian integral dari bisnis SPBU Pertamina di masa depan. Untuk itu kerja sama dengan produsen mobil listrik seperti BMW Group sangat diperlukan," ujar Adiatma dalam keterangan persnya.

Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia Jodie Otania mengatakan pihaknya akan mengedukasi secara mendalam seputar teknologi kendaraan listrik, implementasi charging grid di negara lain serta uji coba manfaat dan biaya operasional kendaraan listrik.

Hal itu untuk mendukung Pertamina dan penyedia layanan lainnya agar bisa menyiapkan teknologi charging station bagi riset dan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia. (Media Indonesia)

 


(AHL)