Jelang Natal dan Tahun Baru

Menteri ESDM Bentuk Posko Energi Nasional

Annisa ayu artanti    •    Senin, 11 Dec 2017 07:32 WIB
energikementerian esdm
Menteri ESDM Bentuk Posko Energi Nasional
Menteri ESDM Ignasius Jonan (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membuka Posko Nasional Sektor ESDM Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018. Posko ini bertugas melakukan pemantauan dan memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), dan listrik berjalan dengan baik selama Natal dan Tahun Baru.

Dalam kunjungan ke Bengkulu pekan lalu, Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan telah membentuk Tim Posko Nasional ESDM dalam rangka koordinasi pengawasan, penyediaan dan pendistribusian BBM, gas, listrik dan antisipasi kebencanaan geologi.

Tim tersebut diketuai oleh Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa. Ketua posko nasional akan melakukan pengumpulan serta inventarisasi data lapangan mengenai fasilitas penyediaan dan pendistribusian BBM, gas dan listrik milik badan usaha, serta potensi daerah rawan bencana.

Tim juga bertugas melakukan penyusunan aksi rekomendasi tanggap darurat penanganan kelangkaan pasokan BBM, gas, listrik dan penanganan bencana alam.

Jonan mengungkapkan, posko ini berjalan sebagaimana posko ESDM saat menghadapi bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Pemerintah berharap pembentukan Posko ESDM tersebut dapat meningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya sektor ESDM. Pemenuhan dan pemantauan pasokan BBM serta listrik akan difokuskan di daerah-daerah wisata.

"Jelang tahun baru, kita juga lihat seperti waktu Idulfitri berjalan dengan baik. Mestinya jelang Natal dan Tahun Baru mudah-mudahan tidak ada masalah. Satu, pasok BBM cukup. Semua fokus, seperti Pertamina fokus di daerah-daerah wisata. Kedua, LPG juga dipersiapkan. Listrik juga sama," jelas Jonan, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 11 Desember 2017.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa menambahkan posko ini memiliki tugas memonitor, menyiapkan, dan mengevaluasi stabilitas pasokan energi. Selain itu, informasi kegeologian juga akan terus dipantau dan diinformasikan kepada masyarakat.

"Kami ditugaskan oleh Pak Menteri, sama dengan kemarin saat Idulfitri. Untuk Natal dan Tahun Baru, kami ditunjuk sebagai koordinator. Kita sudah bentuk tim terpadu, bahkan geologi juga termasuk untuk memantau potensi longsor dan gunung meletus," tuturnya.

Posko Nasional sektor ESDM melakukan monitoring selama 24 jam atas pasokan energi dan informasi penting lainnya bagi masyarakat. "BPH migas, mulai 18 Desember sampai seminggu setelah tahun baru rutin 24 jam memantau perkembangannya. Kita pantau, semua real time, terpantau," imbuh Fanshurullah.

Posko Nasional Sektor ESDM juga akan melakukan monitoring lapangan di wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal, Terluar), baik sebelum maupun setelah Natal.


(ABD)


Analis: Krisis Turki Bisa Tekan Rupiah ke Level Rp14.700/USD

Analis: Krisis Turki Bisa Tekan Rupiah ke Level Rp14.700/USD

1 hour Ago

Nilai tukar rupiah menghadapi tekanan jual yang tinggi karena krisis ekonomi di Turki menggangg…

BERITA LAINNYA