Dwi Soetjipto Tancap Gas Tingkatkan Cadangan Migas

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 04 Dec 2018 07:46 WIB
migasskk migas
Dwi Soetjipto Tancap Gas Tingkatkan Cadangan Migas
Dwi Soetjipto (MI/PANCA SYURKANI)

Jakarta: Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang baru, Dwi Soetjipto diminta untuk bisa meningkatkan cadangan minyak dan gas (migas). Sedangkan Dwi mengaku siap tancap gas dengan dua minggu ke depan akan memetakan cara dan wilayah yang berpotensi terdapat cadangan migas.

"Nanti dalam 1-2 minggu ini memetakan cekungan ada di mana yang besar-besar. Nanti data yang sudah dipahami dan timnya akan dipelajari," kata Dwi, usai dilantik, di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta Pusat, Senin, 3 Desember 2018.

Mantan Direktur Pertama Pertamina ini mengatakan untuk meningkatkan cadangan migas tentu harus melakui kegiatan ekplorasi. Oleh karenanya, dia akan mendorong kegiatan ekplorasi meski kegiatan ekplorasi butuh biaya yang besar. Dalam konteks ini, Dwi berencana mengundang investor lebih banyak untuk mendorong kegiatan ekplorasi.

Sebelumnya, Menteri ESDM Ignasius Jonan meminta Dwi agar melakukan berbagai cara untuk meningkatkan cadangan migas. Saat ini wilayah kerja atau blok terminasi dan blok yang diperpanjang diwajibkan menyerahkan Komitmen Kerja Pasti (KKP).

Dana KKP tersebut, lanjutnya, bisa digunakan untuk melakukan ekplorasi wilayah-wilayah potensial yang sekiranya terdapat cadangan migas. Adapun komitmen kerja pasti saat ini telah tersedia USD2 miliar. "Itu untuk 10 tahun ke depan. Ini untuk eksplorasi," kata Jonan.

Sementara itu, mantan Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengatakan, Indonesia butuh penemuan cadangan migas raksasa untuk bisa meningkatkan produksi migas nasional dan mengurangi impor. Selama menjabat, Amien mengaku telah berusaha meningkatkan produksi migas nasional agar bisa mengurangi impor.

"Tapi saya katakan kalau liat lifting minyak paling naik 300 ribu barel per hari. Itu bukan yang dibutuhkan Indonesia, Indonesia butuh 1,5 juta barel per hari. Jadi Indonesia butuh penemuan cadangan migas raksasa," pungkas Amien.


(ABD)


Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

37 minutes Ago

Struktur organisasi dari BP Batam dipastikan tidak berubah meski figur pemimpin dalam organisas…

BERITA LAINNYA