PLN Bidik 4.401 Desa di Papua dan Papua Barat Terang di 2019

Suci Sedya Utami    •    Senin, 15 May 2017 19:58 WIB
pln
PLN Bidik 4.401 Desa di Papua dan Papua Barat Terang di 2019
PLN. ANTARA/Umarul Faruq.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT PLN (Persero) menargetkan 4.401 desa di Papua dan Papua Barat akan menikmati aliran listrik pada 2019 atau rasio elektifikasinya menjadi 89,6 persen.

Direktur Perencanaan Korporat PLN Nicke Widyawati menyebutkan jumlah desa di Papua dan Papua Barat yakni 4.912. Sampai dengan 2016, jumlah desa yang sudah dilistriki sebanyak 1.187 atau 24 persen. 

baca : Realisasi Rasio Elektrifikasi PLN NTB Capai 77,68%

"Tiga tahun ke depan jadi 4.401 desa. Artinya, growth-nya 271 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Itu peningkatan (target) yang luar biasa," kata Nicke saat bincang dengan media di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin 15 Mei 2017.

Dia menegaskan dalam tiga tahun mendatang desa yang terlistriki meningkat 505 persen dibanding capaian pada 2012-2016. 

Nicke bilang, jika sebelumnya anggaran yang diperlukan untuk melistriki desa per tahun Rp300 miliar, untuk tahun mendatang kebutuhannya meningkat menjadi Rp1,8 triliun hingga Rp2 triliun. Sebab, kali ini desa-desa yang dilistriki yakni desa-desa yang terpencil dan susah dijangkau.

Untuk transmisi, kata Nicke, saat ini sudah 60 persen. Di Papua, PLN akan banyak membangun transmisi karena jarak antara satu cluster atau populasi ke lainnya sangat jauh. Jika jaraknya di bawah 500 meter maka yang dibangun adalah jaringannya. Namun, jika di atas itu, maka dibangun transmisi atau pembangkitnya.

Tahun lalu, lanjut Nicke, PLN sudah melistriki Raja Ampat, Pegunungan Arfak, Tambrauw, dan Teluk Wondama. 

"Tahun ini rencananya akan kita listriki semuanya yaitu Tolikora, Yahukimo, Puncak Jaya, Lanny Jaya, Memberamo, Intan Jaya, Yalimo, dan Deiyai," jelas Nicke.





(SAW)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA