Luhut Ingin Hasil Gas Blok Masela Tak Diekspor

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 13 Oct 2016 21:17 WIB
blok masela
Luhut Ingin Hasil Gas Blok Masela Tak Diekspor
Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) (FOTO MTVN / Annisa Ayu Artanti).

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta hasil gas di lapangan Abadi Blok Masela supaya tidak diekspor.

Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan supaya gas hasil produksi blok masela yakni dalam bentuk Liquefied Natural Gas (LNG) dialirkan ke industri petrochemical dan pupuk dalam negeri.

Luhut juga membolehkan jika para operator blok masela yakni Inpex Corporation dan Shell bergabung di industri tersebut.

"Tapi kita tidak mau LNG di ekspor karena kita mau nilai tambah dari petrochemical sampai ke pupuk. Bisa saja mereka (operator) ikut," kata Luhut di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (13/10/2016).

Luhut menjelaskan pembangunan industri hilir pupuk dan petrochemical ini masih dalam bentuk opsi pemerintah agar gas hasil produksi Blok Masela terserap di dalam negeri.

Pasalnya, ia pun menggagas kalau pengembangan Blok Masela itu dibagi menjadi dua yakni hulu dan hilir. Hulu akan dipegang oleh operator dan hilir akan dipegang oleh Incorporate.

"Ya kan ini dalam semua masih cari terbaik masih ada detail yang masih akan berubah tapi pada prinsipnya semua sepakat," ujar dia.

Intinya, sambung Luhut lagi, pemerintah menginginkan menciptakan efisiensi dan nilai tambah dari pengembangan lapangan tersebut.

"Intinya mana yang paling murah. Nah ini kan efisiensi," pungkas dia.

 


(SAW)