Luhut Minta Potensi EBT Segera Dieksekusi Tahun Depan

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 13 Oct 2016 08:07 WIB
energi terbarukan
Luhut Minta Potensi EBT Segera Dieksekusi Tahun Depan
Plt Menteri ESDM Luhut Binsar Panjaitan. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan segera mengeksekusi potensi energi baru terbarukan (EBT) untuk dijadikan energi listrik mulai tahun depan.

Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan mendorong eksekusi tersebut karena ia membandingkan negara-negara lain bisa memanfaatkan energi baru dan terbarukannya dengan maksimal.

Dirinya pun memperkirakan ada sekitar 5.000 megawatt (mw) potensi EBT yang akan diubah menjadi energi listrik. Beberapa potensi tersebut adalah solar cell, air, dan angin.

"Saya mau supaya penggunaan EBT itu segera dieksekusi. Ada 5.000 mw yang harus. Jadi ada solar cell, angin, air, kelihatannya bisa. Karena kita baru (memanfaatkan) 10 mw pakai angin dan solar. Padahal orang lain bisa 30.000 mw gunakan EBT," beber Luhut, saat ditemui usai rapat di Kantor Menko Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (12/10/2016) malam.

Pria yang merangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini menginginkan untuk kapasitas 5.000 mw supaya bisa dieksekusi mulai tahun ini.

"5.000 mw mau semua jenis (EBT). Mulai tahun depan harus mulai," ucap Luhut.

Luhut menuturkan, pemerintah akan ada opsi insentif-insntif yang akan diberikan kepada PLN bila mengembangkan EBT. Namun, opsi tersebut masih akan dikaji oleh pihak ESDM, PLN, dan stakeholder.

"Tidak ada masalah kalau kita bikin (kembangkan listrik berbasis EBT). Solar cell bisa 9 sen di bawah jadi tidak perlu subsidi. Mungkin nanti akan ada tax holiday. Tapi akan dilakukan rapat. Nanti tidak hanya ESDM jadi PLN ikut, asosiasi juga diajak," pungkas Luhut.


(AHL)