Banyak Kawasan Industri, Listrik Harus Jadi Peluang Usaha

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 29 Nov 2016 13:14 WIB
listrikkawasan industri
Banyak Kawasan Industri, Listrik Harus Jadi Peluang Usaha
Ilustrasi. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Metrotvnews.com, Jakarta: Pertumbuhan kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus seharusnya memacu para pengusaha lebih kreatif. Bukan hanya itu, tapi juga kreatif dalam mengembangkan energi sebagai penggerak industri tersebut, salah satunya adalah energi kelistrikan.

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan, Ditjen Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Alihuddin Sitompul mengatakan, pemerintah sangat mendorong pertumbuhan sentra industri. Melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian saat ini sudah tercatat kurang lebih terdapat 30 kawasan industri yang ada di Indonesia.

Baca: Dua Tahun Jokowi-JK, Kemenperin Laporkan 73 Kawasan Industri Telah Dibangun

Kawasan industri ini pasti membutuhkan listrik dalam pengembangannya. Beberapa kawasan pun sudah menyediakan wilayah khusus penyedia listrik. Maka dari itu, Kementerian ESDM sangat mendorong swasta agar dapat masuk dan berkecimpung dalam pemenuhan listrik di kawasan wilayah industri tersebut.

"Saat ini ada 30 wilayah usaha. Ini adalah peluang bisnis investasi. Jadi kita jangan bergelut bagaimana menjual listrik ke PLN," kata Alhuddin, dalam diskusi di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (28/11/2016).

Alihuddin menyebutkan, rata-rata wilayah industri memerlukan daya 300 megawatt (mw). Jika dimasa depan pemerintah menciptakan 200 wilayah industri, maka listrik yang diperlukan sekitar 6.000 mw. Menurutnya, hal tersebut merupakan pintu peluang investasi yang sangat besar.




"Seperti kawasan ekonomi khusus Semangke, mereka merencanakan pembangunan pembangkit 300 mw. Kalau ada 200 kawasan rata-rata 300 mw itu sudah ada 6.000 mw. Ini bisnis. Banyak swasta yang bekerja sama di kawasan tersebut," jelas dia.

Lebih lanjut, katanya, listrik yang ada itu tidak hanya memberikan dampak kepada kawasan industri. Tetapi, penyediaan energi listrik itu secara tidak langsung menjadi pemicu pergerakan pertumbuhan ekonomi dimasa depan.

"Partisipasi sektor swasta secara luas didorong baik Independent Power Producer (IPP), atau pemegang izin operasi guna mempercepat pasokan listrik nasional," pungkas dia.


(AHL)