PLN Ungkap Penyebab Pertumbuhan Listrik Rendah di 2017

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 14 Mar 2018 08:37 WIB
listrikplntarif listrik
PLN Ungkap Penyebab Pertumbuhan Listrik Rendah di 2017
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo)

Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) mengungkapkan penyebab pertumbuhan konsumsi listrik di 2017 tidak tercapai salah satunya karena lambatnya pembangunan kawasan industri. PLN mencatat ada beberapa pembangunan kawasan industri yang direncanakan dibangun pemerintah ternyata tidak sesuai harapan.

Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Roekman membenarkan hal tersebut sehingga target konsumsi listrik di kawasan itu pun tidak tercapai. Salah satunya ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei yang terletak di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Di sana, PLN hanya memasang 5 MVa.

"Iya ada beberapa yang tidak terlalu seperti harapan kita lah. Kayak di Sei Mangkei. Yang Sei Mangkei kan tidak begitu bagus. Cuma ada 5 MVa yang dipasang," ungkap Syofvi, di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa malam, 13 Maret 2018.

Menurutnya pembangunan kawasan industri sangat berdampak pada pertumbuhan konsumsi listrik. Sebab, dalam kawasan tersebut sudah ada kepastian siapa saja yang akan membeli listrik. Contohnya pengoperasian fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) pasti membutuhkan suplai listrik yang banyak. Hal itu bisa mendorong pertumbuhan konsumsi listrik.

PLN akan terus mendukung pembangunan kawasan industri untuk menciptakan permintaan listrik. "Itu yang lagi kita ingin bangun. Kita ciptakan permintaan seperti di smelter-smelter. Itu yang harus kita lakukan," kata dia

Sedangkan untuk tahun ini, Syofvi menuturkan, target pertumbuhan konsumsi listrik yang tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2018-2027 sekitar tujuh persen. Target itu meningkat dari realisasi tahun lalu.

Adapun salah satu upaya yang akan dilakukan guna mencapai target pertumbuhan konsumsi listrik adalah PLN akan meminta pemerintah merealisasikan program penambahan daya gratis. Program penambahan daya gratis dinilai membantu meningkatkan pertumbuhan konsumsi listrik.

Selain itu, PLN akan mendorong penggunaan kompor induksi atau kompor listrik untuk masyarakat yang tinggal di apartemen. "Karenanya kami harus cari jalan. Upayanya penggunaan kompor induksi. Kalian pakai dong kompor induksi di rumah. Kan nanti kalau disetujuin kita boleh tambah daya gratis," pungkas dia.

 


(ABD)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

3 hours Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA