Kementerian ESDM Menugaskan Pertamina Bangun Kilang Mini

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 28 Apr 2017 17:02 WIB
kilang minyakpertamina
Kementerian ESDM Menugaskan Pertamina Bangun Kilang Mini
Ilustrasi. (FOTO: Reuters)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menugaskan PT Pertamina (Persero) untuk membangun kilang minyak mini. Penunjukan Pertamina untuk pembangunan kilang itu karena BUMN tersebut dianggap memahami bisnis hilir migas dan proses mencari mitra.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja mengatakan, penyerahan pembangunan kilang minyak mini kepada Pertamina, sesuai dengan arahan Menteri ESDM Ignasius Jonan.

"Arahan Pak Menteri begitu (diserahkan ke Pertamina). Mungkin Pertamina kan lebih mengerti bisnis, untuk cari partner segala macam dan off taker-nya Pertamina," kata Wirat seperti dikutip dalam laman Kementerian ESDM, di Jakarta, Jumat 28 April 2017.

Baca: Pemerintah Lelang Tiga Kilang Mini di 2016

Sebelumnya, Ditjen Migas telah melelang pembangunan kilang minyak mini di klaster Maluku pada akhir 2016. Namun lelang tersebut dihentikan karena Jonan memintanya ditugaskan langsung ke Pertamina.

"Tadinya kan sudah ada yang dilelang di Maluku. Makanya lelangnya disetop, arahan Pak Menteri ditugaskan ke Pertamina. Nanti Pertamina yang cari partner, jadi bukan kita yang di (Ditjen) Migas yang melelang," ucap dia.

Sebagai tindak lanjut dari keputusan tersebut, Kementerian ESDM dan Pertamina akan melakukan diskusi lebih lanjut mengenai pembangunan kilang minyak mini ini.

"Lagi didiskusikan, bagaimana penugasan dan sebagainya. Makanya kita hold dulu," ujar dia.

Sekadar informasi, Kementerian ESDM telah membagi delapan klaster kilang minyak mini yaitu Klaster Sumatera Utara (Blok Rantau dan Pangkalan Susu), Klaster Selat Panjang Malaka (Lapangan EMP Malacca Strait dan Petroselat), Klaster Riau (Blok Tonga, Siak, Pendalian, Langgak, West Area dan Kisaran), serta Klaster Jambi (Blok Palmerah, Mengoepeh, Lemang dan Karang Agung).

Kemudian Klaster Sumatera Selatan (Blok Merangin II dan Ariodamar), Klaster Kalimantan Selatan (Blok Tanjung), Klaster Kalimantan Utara (Blok Bunyu, Sembakung, Mamburungan dan Pamusian Juwata), dan Klaster Maluku (Blok Oseil dan Bula).

 


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA