PGN Efisiensi Imbas Naiknya Harga Gas Connocophilips

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 10 Aug 2017 09:10 WIB
perusahaan gas negara (pgn)
PGN Efisiensi Imbas Naiknya Harga Gas Connocophilips
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Saiful Bahri)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mengaku harus melakukan efisiensi sekarang ini. Hal itu dilakukan akibat naiknya harga gas hulu dari Lapangan Grissik, Blok Corridor milik ConocoPhillips Indonesia.

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama membenarkan langkah itu dan dilakukan karena perintah dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang melarang menaikan harga gas ke konsumen di Batam sebagai imbas naiknya harga gas hulu.

"Surat (dari Kementerian ESDM) itu adalah perintah kepada kami selaku BUMN maka kami akan menjalankan keputusan tersebut," kata Rachmat, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Rachmat menjelaskan, efisiensi yang dilakukan oleh perusahaan pelat merah ini adalah dengan mengintegrasikan penyaluran gas secara nasional. Menurutnya dengan skema tersebut dapat menekan operating expendicture (opex) perusahaan.

"Karenanya kami harus melakukan efisiensi bisnis ini dan langkah-langkah lainnya," ucap dia.

Sebelumnya, Kementerian ESDM menaikkan harga jual gas dari Lapangan Grissik, Blok Corridor milik ConocoPhilips yang dijual ke PT Perusahaan Gas Negara (PGN) di Batam. Kenaikan harga tersebut sesuai surat bernomor 5882/12/MEM.M/2017 yang diteken Menteri ESDM Ignatius Jonan pada 31 Juli 2017.

Dengan keputusan itu maka harga jual gas Connocophilips ke PGN mengalami kenaikan USD0,9 atau setara 34 persen dari posisi USD2,6 per MMBTU menjadi USD3,5 per MMBTU. Namun demikian, Arcandra memastikan harga jual gas dari PGN ke pelaku usaha industri atau rumah tangga di wilayah Batam tidak mengalami perubahan.

Berdasarkan Surat Menteri ESDM 5882/12/MEM.M/2017 juga, PGN sebagai penerima gas tidak diperkenankan menaikkan harga jual gas bumi kepada pembeli setelah adanya persetujuan harga. Meski harga ConocoPhillips dari PGN naik, tetapi harga dari PGN ke konsumen tidak naik.

Sebagai informasi, formula perhitungan harga jual gas di wilayah Batam terbentuk dari komponen harga beli yang tadinya USD2,6 menjadi USD3,5 per MMBTU. Sementara Toll Fee berkisar USD0,8.

Ada pula Distribution Cost National senilai USD1,6, Niaga USD0,2 dan Margin PGN sebanyak USD0,5 per MMBTU. Formula ini mengacu padaKeputusan Menteri ESDM Nomor 3191 K/12/MEM/2011 tentang Harga Jual Gas Bumi PT PGN (Persero) Tbk kepada PT PLN Batam dan IPP Pemasok Listrik PT PLN Batam.


(ABD)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA