Sulitnya Berbisnis di Dalam Negeri

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 30 Nov 2016 17:26 WIB
kemudahan berusaha
Sulitnya Berbisnis di Dalam Negeri
Ilustrasi. (FOTO: Antara/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengutarakan berbisnis di dalam negeri lebih sulit dibandingkan di luar negeri. Bahkan, tingkat kesulitannya dinilai mencapai lima kali lipat dari negara tetangga, khususnya berbisnis di sektor energi.

Ketua Apindo Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Sammy Hamzah mengatakan, proses berbisnis di Indonesia masih cenderung rumit sehingga investor enggan untuk menanamkan modalnya di Tanah Air.

"Saat ini sebetulnya salah satu yang paling sulit dihadapi investor kita adalah proses bisnis masih sangat berat. Kalau dibanding negara lain itu untuk membangun bisnis di Indonesia 3-4-5 kali lebih sulit dibanding negara tetangga," kata Sammy, dalam suatu di diskusi di Gedung Patra Jasa, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (30/11/2016).




Sebagai pegiat usaha, menurut dia program yang dibentuk pemerintah untuk pengembangan energi baru terbarukan selama ini sudah sangat bagus. Namun, pemerintah masih kurang menyiasati bagaimana cara untuk dapat menarik investor dalam menggarap energi baru terbarukan tersebut.

Sammy pun meminta pemerintah dapat memberikan sedikit intervensi khususnya dalam berbisnis di bidang pengembangan energi baru terbarukan, mengingat kebutuhan energi kian bertambah dan cadangan energi fosil Indonesia terus menurun.

Baca: Naiknya Kemudahan Berusaha Diharapkan Bisa Tarik Investasi Swasta

Ia meminta pemerintah dapat memberikan kemurahan berinvestasi dalam bentuk subsidi. Bukan soal pemberian sejumlah uang, Sammy menyebutkan subsidi tersebut dalam bentuk kemudahan berinvestasi. Salah satunya soal kemudahan perizinan.

"Kita dengar presiden meminta izin harus disederhanakan. Beliau katakan satu pintu perizinan. Subsidi itu juga dalam bentuk kemudahan berusaha," ujar Sammy.


(AHL)