Pekan Depan

RUPS Pertamina Bahas Holding BUMN Migas dan Direksi Pertamina

Annisa ayu artanti    •    Senin, 12 Mar 2018 15:21 WIB
pertamina
RUPS Pertamina Bahas <i>Holding</i> BUMN Migas dan Direksi Pertamina
Pertamina. MI/SAFIR MAKKI.

Jakarta: PT Pertamina (Persero) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada minggu depan. Salah satu yang akan dibahas dalam RUPS itu adalah keberlanjutan holding BUMN migas serta keputusan mengenai orang yang akan menjabat direksi BUMN pada saat ini.

Sebelumnya, Presiden telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina pada 9 Maret lalu. Setelah PP keluar, pembuatan Keputusan Menteri Keuangan dan akta pengalihan akan dilakukan secepatnya.

Direktur SDM Pertamina Nicke Widyawati mengatakan setelah Keputusan Menteri Keuangan mengenai valuasi transaksi PGN ke Pertamina dan akta pengalihan saham dari Menteri BUMN keluar maka Pertamina akan melakukan RUPS.

"Kami rencanakan bulan ini. KMK 16 Maret ya. Tapi setelahnya bisa kita langsungkan. RUPS-nya Senin (19 Maret)," kata Nicke di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin, 12 Maret 2018.

Setelah tergelarnya RUPS maka holding Migas resmi terbentuk dan PT Perusahan Gas Negara (Persero) Tbk masuk kedalam bagian Pertamina menjadi anak usaha.

"Kalau itu sudah, itu sebagai dasar formal PGN masuk ke Pertamina," imbuh dia.

Hal senada juga dikatakan Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi, Wianda Pusponegoro ditemui di Kantor Kementerian BUMN. Ia mengatakan, RUPS akan membahas soal holding terutama pada valuasi transaksi. Selain itu, RUPS juga akan membahas mengenai pengisian kursi direksi yang saat ini masih kosong.

Sejak adanya perubahan nomenklatur pada 13 Februari lalu Muchamad Iskandar selaku Direktur Pemasaran Korporat mendapat tugas untuk merangkap jabatan sebagai Direktur Pemasaran Ritel dan Nicke Widyawati selaku Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur merangkap jabatan sebagai Direktur SDM. Artinya, ada dua kursi kosong saat ini didalam struktur managemen perseroan.

"Harus ada kejelasan dong dari direksi yang sekarang. Siapa yang ada dibawah-bawahnya," ucap Wianda.

Sementara, Komisaris Pertamina Sahala Lumban Gaol mengungkapkan belum tau mengenai kapan akan digelar RUPS tersebut. Ia juga tidak mau merinci poin-poin apa saja yang akan dibahas. "Nanti, saya belum tau," pungkas Sahala.


(SAW)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

3 hours Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA