Belum Ada Pembicaraan Revisi Surat Keputusan Hak Kelola Mahakam

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 15 Sep 2017 14:38 WIB
blok mahakam
Belum Ada Pembicaraan Revisi Surat Keputusan Hak Kelola Mahakam
Blok Mahakam. (FOTO ANTARA/Hermanus Prihatna)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) menyatakan belum ada pembicaraan terbaru dengan PT Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation terkait dengan persentase hak kelola blok Mahakam.

Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik mengatakan, fokus yang sedang dilakukan kedua operator tersebut saat ini masih seputar uji kelayakan (due diligence) dan teknis blok tersebut.

"Sampai hari ini dia belum membicarakan saham. Dia masih lakukan due diligence, teknis dan lain-lain," kata Elia saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat 15 September 2017.

Ia juga menuturkan, pembicaraan mengenai kelanjutan rencana pemerintah untuk merevisi surat keputusan persentase saham kedua kontraktor atas Blok Mahakam yang ditandatangani Sudirman Said ketika menjabat Menteri ESDM pun belum dibahas.

"Belum ada," ucap dia singkat.

Sepekan lalu, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyatakan pemerintah sedang merevisi surat keputusan besaran hak kelola untuk Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation atas Blok Mahakam yang ditandatangani Sudirman Said ketika menjabat Menteri ESDM.

Revisi surat tersebut akan memperbesar persentase hak kelola kedua kontraktor. Dari semula maksimal mendapat 30 persen hak kelola menjadi 39 persen. Perubahan persentase hak kelola itu sesuai permintaan dari Total.

 


(AHL)