Limbah Tambang Emas Freeport Bisa Jadi Bahan Baku Jalan

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 09 Jan 2019 23:48 WIB
freeportekonomi indonesia
Limbah Tambang Emas Freeport Bisa Jadi Bahan Baku Jalan
Freeport Indonesia. Dok;MI.

Jakarta: Inspektur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Ilyas Asaad mengakui limbah tambah emas atau tailing milik PT Freeport Indonesia (PTFI) dapat diolah kembali menjadi bahan baku pembangunan jalan.

"Tailing Freeport ini bentuknya tidak padat dan tidak cair, seperti pasta gigi. Daripada cari batu susah, bisa saja bikin batako. Jadi masyarakat bisa gunakan tailing untuk membuat batako," kata Ilyas di Kementerian LHK, Gedung‎ Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu, 9 Januari 2019.

Ilyas menyatakan sebelum tailing diolah tentunya harus ada izin terlebih dahulu dari KLHK. Maka dari itu, dia meminta Freeport Indonesia untuk membuat kajian ekosistem dalam mengolah hasil limbah tailing. Dia pun menargetkan Freeport Indonesia bisa membuat kajian ekosistem itu bisa terselesaikan selama delapan bulan. Di mana kajian itu telah dimulai Januari ini.

"‎Tentu saja harus izin pemerintah, makanya dalam roadmap. Dan kita harus komunikasi terus dengan menteri, kita dorong kebijakannya. Kita kasih waktu delapan bulan hingga Agustus," jelas dia.

Sampai sekarang ini, dia melanjutkan, sudah ada pihak ketiga yang akan memanfaatkan tailing dari Freeport Indonesia. Meski demikian, dia tak mau menyebutkan perusahaan mana yang akan menjalankan. 

"Saya lihat kemarin ada pihak ketiga ada yang masuk, dia ingin menggunakan 20 ribu ton sehari. Dia mau gunakan untuk apa, tapi sehari tailing bisa mencapai 160 ribu ton. Limbah itu juga bisa dimanfaatkan lain untuk pertumbuhan industri di sana," tukas dia.


(SAW)


Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss
World Economic Forum 2019

Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss

7 hours Ago

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga menegaskan Indonesia siap menyongsong era revolusi i…

BERITA LAINNYA