Pemerintah Ancam Cabut RKAB Perusahaan Tambang

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 02 Nov 2018 14:13 WIB
pertambangankementerian esdm
Pemerintah Ancam Cabut RKAB Perusahaan Tambang
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar saat launhcing aplikasi Mineral Online Monitoring System (MOMS) dan e-PNBP Minerba. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya)

Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengancam akan mengenakan sanksi bagi perusahaan tambang yang tidak memasukkan data ke dalam aplikasi Mineral Online Monitoring System (MOMS) dan e-PNBP Minerba.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan bila tidak memasukkan data lengkap maka rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) pemegang kontrak tambang akan dicabut. Apabila RKAB dicabut maka perusahaan tambang tidak bisa beraktifitas dan berproduksi kembali. Dirinya mengatakam 93 persen dari sekitar 2.000 perusahaan tambang terdaftar yang belum memasukkan data.

"Kalau enggak masukkan (data), risikonya RKAB dicabut," kata Arcandra di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat, 2 November 2018.

Arcandra pun memberikan waktu selama satu minggu ke depan bagi pengusaha tambang untuk melengkapi data. Data yang disampaikan yakni terkait produksi, pemasaran, pengolahan, pemurnian dan penjualan yang perlu dikoreksi dengan cadangan.

Lebih lanjut dia menambahkan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat untuk memastikan kedisiplinan para pengusaha tambah.

Sebelumnya Kementeriann ESDM meluncurkan aplikasi Mineral Online Monitoring System (MOMS) dan e-PNBP Minerba.

MOMS merupakan aplikasi pengelolaan data yang real time serta akurat untuk produksi dan penjualan sektor mineral batu bara. MOMS juga memudahkan pengendalian dan pengawasan produksi serta penjualan sektor mineral dan batu bara nasional berdasarkan rencana yang telah disetujui. Aplikasi ini dapat diakses baik internal maupun eksternal high level leader.

Dalam aplikasi MOMS, pemerintah akan mendapatkan laporan harian real time seperti daily online reporting, daily update mineral dan batu bara mining enterprises, daily update national mineral balance (strategic dashboard), serta rekapitulasi produksi, penjualan dan peringatan untuk mengatur laju produksi.

Sedangkan untuk badan usaha, aplikasi ini dapat digunakan untuk memantau kegiatan pertambangannya melalui dashboard perusahaan yang terdapat dalam aplikasi MOMS. Serta mempermudah perusahaan untuk mempersiapkan data serta melaporkan kinerja perusahaan kepada pemerintah.

Sementara itu, aplikasi e-PNBP Minerba adalah aplikasi online berbasis web yang mampu menghasilkan perhitungan kewajiban perusahaan secara akurat beserta aplikasi untuk pembayaran dan pelunasan PNBP Minerba. Layanan ini merupakan integrasi dari layanan SIMPONI pada Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yang mana pembayaran e-PNBP dapat dibayarkan melalui aplikasi ini.


(AHL)


Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

8 hours Ago

PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang sejak 1 Februari 2014 berhenti beroperasi akibat k…

BERITA LAINNYA