PLN Pastikan Tidak Ada Kecurangan Tentukan Pengembang PLTGU Jawa 1

Angga Bratadharma    •    Jumat, 14 Oct 2016 19:41 WIB
pln
PLN Pastikan Tidak Ada Kecurangan Tentukan Pengembang PLTGU Jawa 1
Ilustrasi PLN (FOTO ANTARA/Zabur Karuru)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) memastikan amat berhati-hati dalam proses penentuan peringkat pertama tender proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 1 yang berkapasitas 1600 megawatt (MW).

Senior Manajer Humas PLN Agung Murdifi mengatakan, hingga saat ini proses yang baru diselesaikan adalah proses evaluasi teknis dan administrasi tender PLTGU Jawa 1, termasuk evaluasi harga. "Saat ini masih proses penentuan peringkat pertama peserta tender," kata Agung, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (14/10).

Dia mengatakan, tim evaluator benar-benar telah menganalisa dan memeriksa semua dokumen penawaran sebab proyek ini memiliki risiko kegagalan yang tinggi bila peserta tidak mengikuti syarat pengadaan. PLN, ujar Agung, juga meninjau pada aspek efisiensi tender.

Baca: PLN Sudah Tentukan Pemenang Tender PLTGU Jawa 1

"Konsorsium pemenang pastinya sudah sesuai dengan ketentuan serta merupakan pengembang yang benar, berkompeten dan tentu saja memiliki kemampuan keuangan yang baik," Agung menuturkan.


Direktur Utama PLN Sofyan Basir (ANTARA FOTO/Reno Esnir)


Proyek PLTGU Jawa 1 rencananya dibangun dengan kapasitas 1600 MW. Diperkirakan nilai investasi untuk proyek tersebut mencapai USD2 miliar atau setara Rp 26 triliun. Nantinya PLTGU Jawa 1 direncanakan akan berlokasi pembangunannya di Muara Tawar. Letak lokasi yang direncanakan di Muara Tawar tentu memerlukan reklamasi guna memenuhi tersedianya lahan.

Baca: Pertamina Dipastikan Ikut Tender PLTGU Jawa 1

Proyek pembangunan PLTU Jawa 1 ini diikuti oleh konsorsium antara lain, PJB-PT Rukun Raharja-Mitsubishi Coorp, PT Medco Energy-Nebras, Pertamina-Marubeni Coorporation-Sojitz Coorp dan PT Adaro Energy-Sembawang Coorporation.


(ABD)