Wamen ESDM: Gas Murah di Aljazair Bukan untuk Industri

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 13 Mar 2018 16:43 WIB
korupsi di esdm
Wamen ESDM: Gas Murah di Aljazair Bukan untuk Industri
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (Medcom/Annisa Ayu Artanti).

Jakarta: Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menegaskan tidak ada harga gas pipa murah di Aljazair. Harga gas pipa itu murah hanya untuk konsumsi domestik. Hal itu menjawab permintaan Kementerian Perindustrian supaya mengecek harga gas pipa di Aljazair untuk kebutuhan industri pupuk yang membutuhkan gas sebagai bahan baku utama.

"Saya ketemu sama Sekjen Kementerian Energi disana. Disana, saya berkesempatan bertanya tentang apakah ada (harga gas pipa USD1). Jawabannya ada, ada gas USD1 harganya, tapi USD1 itu untuk kebutuhan masyarakat domestik mereka," kata Arcandra di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018.

Ia menjelaskan, Aljazair merupakan negara sosialis yang mengutamakan kebutuhan masyarakat. Sehingga, harga gas pipa yang dijual untuk kebutuhan dalam negeri dipasarkan dengan harga serendah-rendahnya.

Sementara untuk kebutuhan ekspor, lanjut Arcandra, Aljazair menetapkan harga gas pipa 10 persen dari harga minyak mentah (crude oil). Saat ini Ajazair mengekspor gas melalui pipa ke Eropa dan Spanyol.

"Di sana kan sosialis. Harga USD1 untuk masyarakat mereka. USD1 itu tidak berlaku untuk ekspor. Mereka punya pipa untuk mengalirkan gas dari Aljazair ke Eropa, Spanyol. Itu 10 persen dari crude oil. Artinya USD6," beber dia.

Sebelumnya pada 2016 lalu, pemerintah Indonesia dan Aljazair sepakat menjalin kerja sama bilateral dalam pengembangan industri. Kesepakatan itu ditandai dengan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang kerja sama bidang pengembangan sektor industri antara Kementerian Perindustrian serta Kementerian Perindustrian dan Pertambangan Republik Demokratik Rakyat Aljazair.

Cakupan MoU itu meliputi kerja sama industri tekstil, industri bahan bangunan, industri furniture, industri suku cadang dan komponen, serta, industri petrokimia dan pupuk. 


(SAW)