PLN Sebut Persiapan Listrik Asian Games Hemat Rp3,7 Miliar

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 13 Mar 2018 09:33 WIB
listrikpembangkit listrikplntarif listrik
PLN Sebut Persiapan Listrik Asian Games Hemat Rp3,7 Miliar
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Transmisi Jawa Bagian Barat meresmikan pengoperasian Interbus Transformator (IBT) #1 GISTET Kembangan 500/150 KV 500 MVA. Peresmian itu untuk menjamin pasokan listrik Jakarta dan dalam rangka menghadapi Asian Games 2018.

General Manager PLN Transmisi Jawa Bagian Barat Trino Erwin mengatakan dengan beroperasinya kembali IBT #1 GISTET Kembangan ini PLN mampu melakukan penghematan Biaya Pokok Produksi (BPP) pembangkitan listrik dari sisi BBM sebesar Rp3,7 miliar setiap harinya.

"BPP pembangkit hemat Rp3,7 miliar per hari," kata Trino, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018.

Ia menjelaskan IBT #1 GISTET Kembangan berlokasi di wilayah kerja PLN Transmisi Jawa Bagian Barat, Area Pelaksana Pemeliharaan (APP) Duri Kosambi. Pekerjaan IBT #1 GISTET Kembangan dimulai pada Agustus 2017 dan konstruksi dimulai pada September 2017.

Kemudian, setelah dilakukan pengamatan selama dua hari maka pada 10 Maret 2018 dilakukan pembebanan atau Commercial Operation Date (COD). Pengoperasian ini sesuai dengan komitmen PLN Regional Jawa Bagian Barat bahwa di 2020 target SAIDI (Parameter untuk mengukur tingkat keandalan) adalah 12 menit per pelanggan (durasi lama padam listrik).

Selain itu, tiga kali gangguan per 100 kms di tegangan menengah setiap tahunnya.  GISTET ini juga memiliki trafo dengan kapasitas sebesar 3 x 167 MVA (500 MVA). Trafo dan material utama lainnya sebagian besar menggunakan produk dalam negeri.

"Dengan beroperasinya GISTET Kembangan IBT #1 juga akan memperkuat sistem pasokan listrik ke wilayah DKI Jakarta dan Banten terutama pada Venue-venue Asian Games 2018 di Jakarta," tutup dia.


(ABD)