Menerangi Wilayah Timur, Pemerintah Fokus Pengadaan LTSHE & PJUTS

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 09 Feb 2018 09:58 WIB
listrikkementerian esdmenergi terbarukan
Menerangi Wilayah Timur, Pemerintah Fokus Pengadaan LTSHE & PJUTS
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana. (FOTO: medcom.id/Desi Angriani)

Makassar: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan untuk melistriki Indonesia bagian timur akan fokus kepada dua hal yaitu pengadaan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) dan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS).

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana mengatakan banyak masyarakat di Indonesia bagian timur khususnya Papua belum bisa merasakan nikmatnya penerangan. Oleh karena itu, upaya tercepat dalam menyediakan penerangan itu adalah penyaluran LTSHE.

"PLTHSE. Dan itu kebanyakan dibagikan di Papua. Karena tahu saudara di Papua di sana masih banyak yang ingin menikmati terangnya lampu. Lampu ini sifatnya sementara, lampu ini dijamin tiga tahun nyala," kata Rida di Makassar, Jumat, 9 Februari 2018.

Rida menuturkan, untuk tahun ini pemerintah melelangkan sekitar 170 ribu unit pack LTSHE. Satu pack berisi empat lampu. Dalam lelang ini pemerintah menginginkan lampu yang terbaik untuk masyarakat Papua. Jadi penilaian pemenang lelang adalah yang memiliki lampu dengan kekuatan menyala terlama, minimal tiga tahun.

"Tahun ini kita akan mengadakan kurang lebih 170 ribu unit pack. Satu pack itu empat lampu. 90 persen lebih itu disalurkan ke Papua," ucap dia.

Sejauh ini pemerintah sudah melelangkan 12 paket pengadaan. Satu paket pengadaan terdiri dari beberapa unit LTSHE yang akan disalurkan ke masyarakat di suatu daerah.

"Sudah kemarin (lelang), 12 paket semuanya dilelang. Itu lelangnya open. Tidak ada rekayasa," lanjut dia.

Poin kedua, Rida menuturkan, pemerintah juga fokus untuk pengadaan PJUTS. PJUTS akan disebarkan ke daerah yang dirasa membutuhkan penerangan tidak hanya Indonesia bagian timur.

"Ini (PJUTS) kebanyakan untuk daerah yang membutuhkan. Ini tersebar. Ini untuk pengamanan di kantor kelurahan, di peribadahan masjid, gereja, sebagian di jalan," jelas dia.

Tahun ini, Rida menargetkan, PJUTS akan terpasang di 14 ribu titik. "Kurang lebih membangun, tiang, solar sel, lampu 14 ribu titik," pungkas dia.

 


(AHL)