Badan Usaha Hanya Bisa Ubah Harga BBM Nonsubsidi 1 Kali Sebulan

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 15 May 2018 16:19 WIB
Badan Usaha Hanya Bisa Ubah Harga BBM Nonsubsidi 1 Kali Sebulan
Illustrasi. Antara/Muhammad Adimaja.

Jakarta: Setelah membuat peraturan badan usaha penjual Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi harus melaporkan dahulu ketika akan merubah harga BBM, pemerintah kembali membuat aturan badan usaha hanya bisa merubah harga BBM nonsubsidi satu bulan sekali.

Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto. Ia mengatakan sebelumnya, harga BBM nonsubsidi yang dijual PT Pertamina (Persero) boleh dievaluasi setiap dua minggu dan bisa menaikkan harga dua kali dalam satu bulan.

Pemerintah sudah membuat Standar Operational Procedure (SOP) mengenai hal tersebut."Iya paling cepat ya, tadinya kan Pertamina dua minggu sekali. Kalau sekarang di SOP yang sudah saya teken paling cepat satu bulan," kata Djoko di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa, 15 Mei 2018.

Aturan ini nantinya tidak hanya berlaku untuk Pertamina saja, tetapi untuk badan usaha swasta yang berbisnis di sektor hilir migas seperti PT Total Oil Indonesia, PT Shell Indonesia, dan PT Vivo Energy Indonesia (Vivo).

Djoko menjelaskan pertimbangan pemerintah membuat SOP tersebut agar perubahan harga BBM idak terlalu sering sehingga bisa meredam kenaikan inflasi.

"Biar tidak terlalu sering," ujar dia.

SOP ini akan menjadi turunan dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 21 Tahun 2018 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak yang ditandantangani Menteri ESDM Ignasius Jonan 9 April lalu.

 
(SAW)


Pelopor Teh Celup itu Harus Tumbang

Pelopor Teh Celup itu Harus Tumbang

14 hours Ago

Pailitnya Sariwangi menjadi salah satu berita yang cukup mengejutkan. Padahal, Sariwangi telah …

BERITA LAINNYA