Kini Bayar Listrik Bisa Pakai Sampah

Desi Angriani    •    Sabtu, 09 Sep 2017 07:08 WIB
listrik
Kini Bayar Listrik Bisa Pakai Sampah
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kini sampah yang menumpuk bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat di Indonesia. Sampah tersebut bisa digunakan untuk membayar tarif listrik lewat program bank sampah yang dikelola Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprateka mengatakan, program tersebut sebagai wujud meningkatkan kebersihan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

"Kami ingin masyarakat peduli dengan kebersihan lingkungan, sekaligus membantu mendongkrak kesejahteraan mereka. Pada Bank Sampah binaan PLN, nasabah dapat membayar listrik dari sampah yang dikumpulkan," ujarnya dalam keterangan tertulis di  Jakarta, Sabtu 9 September 2017.

Made menuturkan, mekanisme Bank Sampah sangat mudah dan sederhana. Pertama, sampah dipilah sesuai kategori dan disetorkan ke bank sampah. Kemudian, sampah ditimbang oleh petugas dan nilai sampah dicatat dalam buku tabungan.

"Saldo tabungan dapat dikonversi dalam token/pulsa listrik prabayar atau pelunasan listrik pascabayar," tuturnya.

Selain ditukarkan dengan listrik, PLN juga memfasilitasi penukaran sampah dengan sembako. Bank Sampah di Bandung dan Yogyakarta misalnya, sudah menerapkan Smart Card, yang fungsinya seperti kartu ATM (Automatic Teller Mechine). Dengan Smart Card, nasabah dapat melakukan transaksi pembayaran token listrik di counter Bank Sampah dan pembelian sembako di Eco Mart.

Saat ini Bank Sampah binaan PLN memiliki lima bank Sampah Induk yang tersebar di 12 kota, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Palembang, Tanah Datar, Kediri, Klungkung, Samarinda dan Balikpapan. sedikitnya melibatkan 53.550 nasabah, Bank Sampah binaan PLN dapat mengelola 377 ton sampah per bulan.

 


(AHL)